Business

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Juni 2015

DUALISME PADAMU NEGERI VS DAPODIK AKAN SEGERA BERAKHIR

Seperti yang kita ketahui Padamu Negeri dan Dapodik dua sistem pendataan ini telah menjadi isu berkepanjangan dan merebak luas terutama di media sosial. Bahkan ada yang mengadu langsung ke Mendikbud Anies Baswedan. Ia berharap hal ini segera diakhiri dengan mengintegrasikan Padamu Negeri ke dalam Dapodik.


RIP%2BPADAMU%2BNEGERI


Akhirnya synkronisasi Padamu Negeri akan segera terealisasikan, ini artinya kemungkinan besar  Dapodik akan menjadi satu-satunya aplikasi imput data sekolah yang dipakai untuk semua operator, kabar ini saya dapat langsung dari Fanspage resmi Padamu Negeri yang isinya : 


SINKRONISASI DAPODIK di KEMDIKBUD
Pengguna Yth.
Kami sampaikan informasi sesuai kebijakan Ditjen GTK Kemdikbud dalam bulan Juni - Juli 2015 dijadwalkan proses sinkronisasi Padamu Negeri dengan program DAPODIK Kemdikbud.
Diharapkan hasil dari proses sinkronisasi ini terwujud integrasi sepenuhnya sistem Padamu Negeri dalam program DAPODIK khususnya naungan Kemdikbud.
Adapun agenda periode semester 1 TP. 2015/2016 dilingkungan Kemdikbud akan dilaksanakan bilamana proses sinkronisasi dimaksud telah dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Demikian yang dapat kami informasikan, semoga banyak memberi manfaat.
Salam Padamu Negeri Indonesiaku,
Admin Pusat
Ditjen GTK Kemdikbud

Kabar ini juga diperkuat dengan kabar yang berasal dari Pak Yusuf sendiri, berikut Screenshootnya : 
RIP%2BPadamu
Namun menurut saya pribadi, Aplikasi Padamu Negeri tidak akan serta merta hilang, mungkin bisa saja Aplikasi padamu negeri akan berubah menjadi seperti media sosial saja, tanpa adanya kewajiban untuk input data sekolah, karena sudah dilakukan melalui Dapodik.  

Akhir kata semoga kabar ini segera terealisasikan mengingat kedua aplikasi ini sudah banyak merepotkan dan menyita waktu para operator sekolah tanpa adanya kepastian tunjangan kesejahteraan bagi operator sekolah dari pihak terkait. selain itu perlu diingat "Mayoritas Operator Sekolah Merupakan Guru" yang punya kewajiban untuk mengajar murid-muridnya di sekolah. Sekian dulu, mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah atau ada perbedaan pendapat tidak perlu diperdebatkan karena semuanya demi kepentingan bersama.(http://pgri-online.blogspot.com/2015/06/rip-padamu-negeri.html)

Senin, 15 Juni 2015

PNS dapat memantau keseluruhan proses pemutakhiran data dan prqgress datanya masing-masing melalui sistem e-PUPNS.

Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil/PNS secara elektronik yang selanjutnya
disingkat e-PUPNS adalah proses pendataan ulang PNS melalui sistem teknologi informasi yang meliputi tahap pemutaktriran data oleh setiap PNS, serta validasi dan verifikasi data secara menyeluruh oleh instansi pusat/instansi daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Data PNS adalah seluruh informasi PNS yang paling kurang memuat data riwayat hidup, riwayat pendidkan formal dan non formal, riwayat jabatan dan kepangkatan, riwayat penghargaan, tanda jasa, atau tanda kehormatan, riwayat pengalaman berorganisasi, riwayat gqii, riwayat
pendidikan dan pelatihan, daftar penilaian prestasi kerja, surat keputusan, dan kompetensi.

Hak Akses adalah kewenangan-kewenangan yang diberikan di dalam penggunaan sistem e-PUPNS.
UserExecutive Instansi adalah user yang mendapat hak ahses untuk monitoring dan laporan selama proses kegiatan e-PUPNS unhrk data di lingkungan kelembagaannya.

CARA DAFTAR PUPNS
l. Setiap PNS dalam melakukan entri PUPNS harus registrasi terlebih dahulu sebagai otentifikasi PNS yang bersangkutan.
2. Pada saat melakukan registrasi, PNS yang bersangkutan menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan membuat kata sandi untuk mendapatkan nomor register.
3. Nomor register sebagaim4la dimaksud pada angka 2 digunakan
sebagai username yang digunakan bersamaan dengan kata sandi untuk login ke dalam sistem e-PUPNS.
4. Nomor registrasi sebagai bukti registrasi/pendaftaran PUPNS disimpan
dalam bentuk file elektronik (.pdf) dan/atau dicetak dan digunakan sebagai alat kendali penyampaian berkas fisik.
5. Bukti registrasi sebagaimana tersebut pada angka 3 dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran 1, merupakan bagan tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.


e-PUPNS Data Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik
PANDUAN/CARA PENGISIAN FORMULIR e-PUPNS
1. PNS harus login terlebih dahulu sesuai dengan nomor register sebagaimana dimaksud pada huruf A angka 2 unhrk dapat mengisi pada formulir e-PUPNS.
2. Formulir e-PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 1 terdiri dari
data sebagai berikut:
a. Data Utama PNS;
b. Data Posisi;
c. Data Riwayat;
d. Data untuk PNS Guru (hanya diisi oleh PNS Guru);
e. Data untuk PNS Dokter (hanya diisi oleh PNS Dokter); dan
f. Data StakehoLder, antara lain memuat Bapertarum, BPJS
Kesehatan, Kartu Pegawai Elektronik (KPE);dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran

2 sampai dengan Anak Lampiran 7 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.

3. PNS memeriksa keakuratan dan kelengkapan data pada formulir e- PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 2.

4. Apabila data sebagaimana dimaksud pada angka 2 sudah akurat atau Iengkap, PNS dapat langsung mengirim data untuk dilakukan proses verifikasi data.

5. Apabila terdapat data yang tidak akurat atau tidak lengkap, PNS melakukan pemutakhiran data sesuai dengan keadaan sebenarnya.

6. Dalam pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS harus melampirkan dokumen pendukung dan menyampailran kepada user verifikator pada jenjang terendah.

7. Setelah melakukan pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS mengirim data untuk dilakukan proses verifikasi data.

8. Pada tahapan sebagaimana dimaksud pada angka 4, dilakukan prroses validasi data PNS secara interaktif oleh sistem e-PUPNS.

9. PNS dapat memantau keseluruhan proses pemutakhiran data dan
prqgress datanya masing-masing melalui sistem e-PUPNS.
Selengkapnya Panduan dan Cara PUPNS klik Download Perka BKN No 19 Tahun 2015

Sumber Dari: http://kkgjaro.blogspot.com

Minggu, 14 Juni 2015

Seragam Baru, Siswa SD - SMA Boleh Berjilbab


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengharuskan para siswa SD hingga SMA/SMK untuk menyesuaikan seragam lama dengan seragam baru, dengan menambahkan badge merah putih 5 cm x 3 cm dada sebelah kiri (di atas saku baju). Namun pihak sekolah dihimbau untuk memberi waktu kepada para siswa mempersiapkan kelengkapan seragam.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud Ibnu Hamad mengatakaj, sesuai dengan Permendikbud No. 45 tahun 2014 yang berlaku nasional untuk jenjang SD hingga SMA/SMK, salah satu perubahan seragam lama ke seragam baru adalah penambahan badge merah putih ukuran 5 cm x 3 cm di dada sebelah kiri (di atas baju). Sedangkan untuk badge nama siswa dan nama sekolah sama seperti sebelumnya.

Ibnu Hamad Mengatakan, “Di Permendikbud ini diatur semangat nasionalisme dengan ditambah lambang putih. Dengan lambang merah putih siswa menjadi sadar bahwa dia warga negara yang semangatnya merah putih, sehingga ada ikatan persaudaraan selaku warga negara”.

Ibnu Hamad menambahkan bahwa peraturan baru tentang seragam ini merupakan penyempurnaan peraturan seragam sekolah sebelumnya, yaitu SK Dirjen Dikdasmen No. tahun 1991.

Menurut Kepala Pusat Informasi Humas Kemdikbud itu, selain badge merah putih, yang dimaksud dalam Permendikbud Nomor 45 ini adalah hak penggunaan kerudung (jilbab) atas dasar keberagamaan bagi para siswi.

Ibnu Hamad menyebutka, dalam Permendikbud ini diatur bagaimana siswi bisa mendapatkan haknya sebagai warga negara untuk mengekspresikan keagamanannya. “Siswi yang ingin memakai kerudung dibolehkan, dan yang tidak ingin tidak boleh dipaksakan”.

Ibnu mengatakan, dengan keluarnya Permendikbud tentang seragam ini siswa harus menyesuaikan seragam lama dengan menambahkan badge merah putih tersebut. Namun demikian, bagi siswa baru Ibnu mengimbau sekolah untuk memberi waktu untuk mempersiapkan kelengkapan seragam.

“Jangan sampai ketika siswa dinyatakan diterima di sekolah tersebut langsung diwajibkan membeli seragam, sesuaikan dengan kemampuan, beri mereka waktu untuk mempersiapkan”.

Meskipun hanya penambahan badge merah putih, kata Ibnu, sekolah tetap tidak boleh memaksa siswa memakai seragam lengkap di hari pertama sekolah.(http://sdn1-rantaujayaudik.blogspot.com/)

Senin, 08 Juni 2015

SURAT EDARAN PENETAPAN JAM KERJA PNS / ASN, TNI DAN POLRI PADA BULAN RAMADHAN 1436 H TAHUN 2015

Dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan Ibadah Puasa pada bulan Ramadhan 1436 khususnya bagi ASN, TNI dan POLRI yang beragama Islam, jam kerja ASN, TNI dan POLRI telah diatur berdasarkan Surat Edaran Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Republik Indonesia Nomor 04 tahun 2015 tentang Penetapan Jam Kerja  ASN, TNI dan Polri Pada Bulan Ramadhan.
Berikut penetapan jam kerja bagi PNS / ASN, TNI dan Polri pada bulan Ramadhan 1436 H selengkapnya :

1.   Bagi Instansi Pemerintah yang memberlakukan 5 (lima) hari kerja :
a.   Hari Senin sampai dengan Kamis Pukul: 08.00 – 15.00;
Waktu Istirahat Pukul: 12.00 – 12.30.
b.   Hari Jum’at Pukul: 08.00 – 15.30;
Waktu Istirahat Pukul: 11.30 – 12.30.
2.   Bagi Instansi Pemerintah yang memberlakuan 6 (enam ) hari kerja :
a.   Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu Pukul: 08.00 – 14.00;
Waktu Istirahat Pukul: 12.00 – 12.30.
b.   Hari Jum’at Pukul: 08.00 – 14.30;
Waktu Istirahat Pukul: 11.30 – 12.30.
3.   Jumlah jam kerja bagi instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan adalah 32,50 jam per minggu.
4.   Ketentuan Pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadhan tersebut diatur oleh Pimpinan Instansi dan Pemerintah Daerah masing-masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat.

Download selengkapnya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan Polri pada Bulan Ramadhan pada links sumber artikel pada links situs http://menpan.go.id.

Besaran Dana PIP 2015

Pemerintah melalui Program Indonesia Pintar telah mengumumkan besaran dana yang akan diterima para siswa-siswi yang kurang mampu ke dalam Juknis PIP 2015. Pemerintah melalui Surat Keputusan Presiden nomor: 7 tahun 2014 telah menginstruksikan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan wujud bantuan Tunai kepada siswa-siswi kurang mampu dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar.
Tujuan dari PIP dan Sasaran PIP sudah sangat jelas tertuang dalam Juknis dari pemerintah, yang pada intnya membantu siswa-siswsi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan lain-lain. Begitu juga dengan Dana perolehan masing-masing siswa berbeda tergantung dari kelas pendidikannya.
Berikut besaran Dana dari PIP yang bisa menjadi referensi buat anda mengenal program baru pengganti BSM ini :
Besaran dana PIP 2015 ini adalah Rp. 11.099.032.750.000,- untuk 17.920.270 siswa-siswi seluruh Indonesia.
Besaran Dana PIP akan dibagi per siswa melalui masing-masing Direktorat Jenderal Teknis :
1. Jenjang Sekolah Dasar
  • Kelas I, II, II, IV & V pada tahun ajaran 2014/2015 sebesar Rp. 450.000,- / Tahun
  • Kelas VI pada tahun ajaran 2014/2015  akan diberikan satu semester Rp. 225.000,-
  • Siswa Kelas I pada tahun ajaran 2015/2016 akan diberikan Rp. 225.000,- untuk satu semester.
2. Jenjang Sekolah Menengah Pertama
  • Kelas VII & VIII pada tahun ajaran 2014/2015 sebesar Rp. 750.000,- / Tahun
  • Kelas IX pada tahun ajaran 2014/2015 akan diberikan satu semester Rp. 375.000,-
  • Untuk kelas VII tahun ajaran 2015/2016 akan diberikan Rp.375.000,- untuk satu semester
3. Jenjang Sekolah Menengah Sekolah Atas
  • Kelas X & XI pada  tahun ajaran 2014/2015 akan diberikan Rp. 1000.000,- / 1 tahun
  • Kelas XII pada tahun ajaran 2014/2015 diberikan dana satu semester sebesar Rp. 500.000,-
  • Kelas X pada tahun ajaran 2015/2016 akan diberikan dana satu semester sebesar Rp. 5000.000,-
Untuk lebih lengkapnya dan untuk SMK PROGRAM 3 tahun dan Program 4 tahun bisa anda lihat di juknis dibawah
Semoga bermanfaat dan menjadi referensi untuk anda kawan-kawan pendidik.

Minggu, 07 Juni 2015

Masalah Data Siswa Berbeda Pada Dapodik dan KPS

Sangat mungkin saat ini kita dapati data siswa pada KPS berbeda dengan inputan Dapodik/Dapodikdas, Antara KPS Dan Dapodik 

Kami melakukan input atau isi data siswa siswa pada Dapodik berdasarkan akta kelahiran sementara pada data Siswa KPS berbeda!!! bagaimana solusinya atau
cara mengatasi perbedaan ini apakah akan bermasalah dalam usulan PIP ber KPS ?

Maka tidak sedikit
Pertanyaan dari beberapa Operator yang melakukan pengusulan PIP ber KPS pada aplikasi PIP Kemdikbud. Ini sangat lumrah saat ini bisa terjadi data siswa di KPS  berbeda pada dapodik yang secara akurasi acuan utama akta kelahiran siswanya.

Jika hal ini terjadi lihat pengumuman yang telah disampaikan oleh PIP Kemdikbud, solusi atau cara mengatasi data siswa KPS dan dapodik yang berbeda cermati kata-kata berikut yang kami bold dan underline:

PENGUMUMAN
Tahapan Sasaran PIP 2015
1. Siswa aktif ber-KPS
a. Pembaharuan
nomor KPS dilakukan melalui dapodik sekolah, verifikasi nomor kps dapat dilihat pada menu laporan

b. Prioritas sasaran KPS:
a.Nomor KPS terdaftar pada Data Kartu TNP2K dan nomor tidak digunakan berulang
b. Data KPS yang terdaftar tetapi tidak valid nama pada kartu dengan data siswa,disesuaikan dengan kebijakan dinas, apakah dihapus nomor KPS di dapodik, atau dibiarkan.
2. Siswa aktif sesuai dengan kriteria sasaran PIP
Pemilihan usulan (FUS) dilakukan melalui menu Input penjaringan

PEMBERITAHUAN 6 Juni 2015
Pada Menu Input penjaringan , lakukan save per 5
pilihan FUS, supaya terhindar dari putus koneksi. -

Lomba Menulis Cerita bagi siswa SMP/MTs (LMCR).

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menggelar Lomba Menulis Cerita bagi siswa SMP/MTs (LMCR).
Terdapat 14 tema yang boleh dipilih peserta antara lain kejujuran, ketulusan, disiplin, kerja keras, cinta tanah air, cinta lingkungan, kasih sayang, kesabaran, sopan santun, toleransi, kepedulian sosial, semangat gotong-royong, kepedulian terhadap bencana alam, dan semangat kebaharian.
Tulisan dalam bentuk cerita pendek (cerpen) sepanjang 4-10 halaman diketik dalam kertas ukuran kertas A4 dengan jarak 1,5 spasi dan huruf time new romans 12 pt. Dibuat rangkap 3 dan dilampiri dengan biodata penulis sesuai dengan format yang dapat diunduh dibagian akhir berita ini.
Naskah belum pernah dipublikasikan di media manapun. Naskah dibuat sendiri tanpa bantuan orang tua, guru, dan teman. Bukan merupakan jiplakan maupun saduran. Tiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
Ditjen Dikdas telah menyiapkan hadiah yang menarik berupa uang dan piagam penghargaan. Hadiah uang tunai dengan rincian sebagai berikut :
Pemenang 1
6 juta
Pemenang 2
5 juta
Pemenang 3
4,5 juta
Pemenang 4 s.d. 6
4 juta
Pemanang 7 s.d 10
3,5 juta
Naskah dikirim ke alamat: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Sub Output Pembinaan Pendidikan Estetika pada Subbag Rumah Tangga Bagian Umum, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kompleks Kemdikbud, Gedung E Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270. Naskah boleh dikirim langsung ke alamat di atas atau melalui pos paling lambat 1 September 2015 (cap pos).
Nama pemenang akan diumumkan pada 16 November 2015 melalui laman Ditjen Dikdas (dikdas.kemdikbud.go.id). Kesepuluh finalis akan diundang untuk mengikuti workshop di Jakarta pada akhir 2015.  Informasi lebih lengkap formulir biodata dan poster lomba dapat diunduh pada link berikut ini :

Sabtu, 06 Juni 2015

alternatif solusi permasalahan aplikasi VIP

Setelah anda klik salah satu siswa yang tidak mempunyai KPS, silahkan anda menuju ke kolom tahap dengan memilih pilihan yang tersedia (sebagai contoh tahap 1) > untuk kolom Jenis silahkan pilih FUS > dan pada kolom diusulkan silahkan anda pilih Ya > kemudian klik Simpan.

i. Jika data tersebut berhasil disimpan maka akan muncul pesan "data berhasil disimpan", seperti tampilan di bawah ini :
Tampilan aplikasi VIP Kemdikbud jika berhasil menyimpan data FUS bagi siswa calon penerima PIP

j. Namun jika data anda gagal disimpan oleh sistem, yang mana hal tersebut mungkin disebabkan karena anda menekan tombol back atau reload pada browser, mencoba kembali aplikasi yang tidak boleh diulang, dan atau mungkin saja cookie tidak diaktifkan pada browser anda, sehingga akan muncul pesan seperti ini :
Tampilan aplikasi VIP Kemdikbud jika gagal menyimpan data FUS bagi siswa calon penerima PIP
k. Untuk mengatasi masalah pada point j, silahkan logout terlebih dahulu kemudian silahkan anda login kembali, jika masih mengalami kendala seperti dijelaskan pada point j silahkan anda hapus cookie browser anda dengan cara klik menu web browser (Google Chrome/Modzila Firefox/Opera/dll) > pilih setelan/setting/pengaturan > Privasi > hapus semua cookie.


Keterangan : 
Mengutip laman support.google.com, bahwa Apa itu cookie? Cookie adalah file yang dibuat oleh situs web yang dikunjungi untuk menyimpan informasi penjelajahan, misalnya preferensi situs atau informasi profil. Ada dua jenis cookie: Cookie pihak pertama disetel oleh domain situs yang dicantumkan di bilah alamat. Cookie pihak ketiga berasal dari sumber domain lain yang memiliki item, misalnya iklan atau gambar, yang disematkan pada laman.

l. Setelah anda lakukan perintah pada point k, silahkan dicoba kembali dan diharapkan berhasil.



lowongan di Kemenko Perekonomian

Loker Kementerian lulusan SMA - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) membuka Pengadaan jasa Tenaga Pendukung Perorangan guna membantu kegiatan perkantoran pada Tahun Anggaran 2015 dengan spesifikasi sebagai berikut :






Tenaga Pendukung Administrasi / Caraka (Kode : D6-G5-01)

1.         Pendidikan minimal SLTA / sederajat
2.         Usia minimal 18 tahun dan maksimal 40 tahun per 1 April 2015
3.    Mampu dalam menginventarisir surat masuk/keluar dari instansi / kementerian / lembaga terkait
4.         Mampu mengirimkan surat keluar dokumen dan barang dengan baik
5.   Pernah bekerja pada instansi di bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah minimal memiliki pengalaman kerja 2 (dua) tahun

Untuk lebih jelasnya silahkan anda download pengumumannya dalam format .pdf disini
loker juni 2015, di Kementerian

Data ditunggu paling lambat pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2015. berikut beberapa file pendukung lamaran (dokumen lampiran) :

1.         CV (Format bisa anda download disini)
2.         Rekap data diri (Format bisa anda download disini)
3.         Salinan KTP
4.         Salinan Ijazah
5.         Salinan Transkrip Nilai
6.   Salinan NPWP, bagi yang belum memiliki NPWP dapat diganti dengan surat pernyataan kesanggupan membuat NPWP jika diterima (Format bisa anda download disini)
7.         Salinan berkas lain yang dipersyaratkan sesuai posisi yang dilamar



Surat lamaran beserta file-file pendukung seperti tercantum diatas, silahkan anda satukan menjadi sebuah file berformat .rar / .zip 
kemudian silahkan kirimkan ke alamat email ptt_deputi6@ekon.go.id
dengan format judul e-mail: 
Nama_Jurusan_Kode Posisi yang dilamar


Keterangan : Jumlah tenaga pendukung yang dibutuhkan sebanyak satu orang.

Permendikbud Tentang Dapodik Segera Hadir


Siapa yang tak kenal pada Dapodik di Dunia Pendidikan Negeri ini, Hadirnya satu sistem pendataan pendidikan akan sangat mempermudah kinerja sekolah yang nota bene merupakan ujung tombak penjaringan data pendidikan. Untuk itu, akan terbit Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang sistem pendataan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Demikian salah satu butir paparan Supriyatno, Kasubag Data dan Informasi, bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menjadi nara sumber dalam Workshop Bantuan Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan Dasar di Daerah Perbatasan, Terluar, dan Terdepan, serta Daerah Nelayan, Tertinggal, dan Terpencil, di Hotel The Alana, Jawa Timur.

“Bapak ibu tidak perlu lagi memikirkan padamu negeri, ke Dapodik saja. Saat ini kita sedang menyusun Permendikbud tentang Dapodik yang mengatur tentang tidak adanya sistem pendataan di lingkungan Kemendikbud selain Dapodik,” ujar Supriyatno, di Aula Hotel The Alana, Kamis, 4 Juni 2015.

Pada kesempatan itu, Supriyatno juga menyampaikan informasi tentang rencana penggabungan Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) dan Data Pokok Pendidikan Menengah (Dapodikmen) seiring penerbitan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam Permendikbud ini,

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar yang menangani Dapodikdas dan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah yang menangani Dapodikmen akan dijadikan satu menjadi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selain itu, ada juga rencana integrasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
“Harapannya ketika siswa akan masuk ke perguruan tinggi itu sudah punya record mulai dikdas dan dikmen. Jadi ke diktinya tidak perlu lagi tes akademik,” kata Supriyatno.

Tapi demikian, mengingat saat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tidak lagi di dalam struktur Kemendikbud, rencana itu masih dalam berbentuk harapan

“Mudah-mudahan, bila ini baik, kita bisa melakukannya,” harapnya.

Dinas Pendidikan Dilibatkan dalam Verifikasi dan Validasi.
Hingga saat ini, update data dari sekolah pada sistem Dapodik sudah bagus. Namun masih ditemukan kelemahan dari sisi akurasi. Untuk itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mengajak Dinas Pendidikan tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota untuk melakukan verifikasi dan validasi Dapodik ke sekolah.
“Kami juga melibatkan kawan-kawan di dinas pendidikan untuk melakukan verifikasi dan validasi data,” ujar Supriyatno.
Keterlibatan dinas pendidikan itu penting mengingat akurasi data masih lemah.
“Ini terjadi juga di Purwakarta. Ada sekolah yang memberi informasi punya 21 ruang kelas yang rusak berat. Setelah kita konfirmasi, ternyata operator sekolahnya itu mencari gampangnya saja. Jadi dicopy paste saja informasinya. Nah karena itu, kita libatkan kawan-kawan di dinas pendidikan kab/kota untuk juga melakukan verifikasi dan validasi Dapodik agar sekolah tidak sembarangan menyampaikan data,” ujarnya.





sumber : http://jelangusiaku.blogspot.com/2015/06/permendikbud-tentang-dapodik-segera.html#sthash.aNfTkbI0.dpuf

Rabu, 03 Juni 2015

Membuka 2 Halaman dokumen di word atau sheet Excel Secara Bersamaan

Membuka 2 Halaman dokumen di word atau sheet Excel Secara Bersamaan mungkin bukanlah cara yang sulit bagi ahli dalam ilmu komputer. Namun bagi mereka yang latar belakang pendidikannya bukan jurusan IT tentunya bukanlah hal yang biasa dilakukan. Sebagai Contoh anda sedang mengerjakan dokumen yang berkaitan dengan dokumen lainnya misalnya saja ingin menjadikannya referensi atau pembandingan data, maka akan sulit apabila anda harus membukanya satu persatu dan biasanya menggunakan fungsi minimize. Nah dengan cara tersebut saya rasa akan kurang efektif pekerjaan kita.
Adapun pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman yang semoga saja bisa berguna bagi pembaca serta bermanfaat. Tapi sebelumnya saya minta maaf karena tulisan ini tidak bermanksud mengajari, hanya sekedar sharing. Saya juga masih terus belajar :). Berikut ini panduannya.
1. Menampilkan 2 dokumen di Word
Pertama tentunya anda buka dulu 2 program office word yang akan kita buka secara bersamaan. Lalu pilih menu "view" lalu pilih "view side by side" tepatnya seperti penampakan pada gambar di bawah
gambar menampilkan dokumen word bersamaan
Sehingga 2 dokumen word akan tampil seperti gambar di bawah ini. nah agar windows tidak bergeser bersamaan pada saat anda menggerakkan scroll bar, klik "arange all lalu syncronous scrolling dan reset windows position"
gambar dokumen word tampil bersamaan
2. Menampilkan 2 dokumen di Excel
Caranya sama, tapi setingannya pilih "arange all" sehingga tampil 2 halaman secara bersamaan. MUdah kan ?, itu saja yang bisa saya tuliskan dalam artikel ini, semoga saja penjelasannya mudah dipahami. Akhir kata sekian dan terima kasih telah membacanya.

Selasa, 02 Juni 2015

cara Input Penjaringan PIP terbaru

Langkah pertama login gunakan email dan password dapodik karena loginnya Single sign Only pada Klik alamat berikut PIP.KEMDIKBUD.GO.ID
Cara Isi Aplikasi program Indonesia Pintar Menu Penjaringan
silahkan isikan email dan pasword sesuai aplikasi dapodikdasnya jika berhasil mari kita lanjutkan ke menu Penjaringan pilih input penjaringan PIP.. jika Upload maka kita mesti memiliki Format FUS
Tahapan Sasaran PIP 2015
1. Siswa aktif ber-KPS
Pembaharuan nomor KPS dilakukan melalui dapodik sekolah, verifikasi nomor kps dapat dilihat pada menu laporan
2. Siswa aktif sesuai dengan kriteria sasaran PIP Pemilihan usulan (FUS) dilakukan melalui menu Input penjaringan
Kita akan gunakan menu input penjaringan PIP lihat gambar berikut:
Cara Isi Aplikasi program Indonesia Pintar Menu Penjaringan
klik saja pada menu tersebut maka akan muncul isian jenjang pendidikan. tahun propinsi hingga kabupaten dan sekolah kita yang harus kita isikan lihat sebagai berikut:
Cara Isi Aplikasi program Indonesia Pintar Menu Penjaringan
Sedikit tampilan bagaimana cara inputnya pada bagian tahap, jenis diusulkan sudah jelas pada gambar, jika oke data dan fakta sudah sesuai maka lakukan simpan pada bagian kanan bawah hingga seperti berikut
Cara Isi Aplikasi program Indonesia Pintar Menu Penjaringan
Berhasil tersimpan, lakukan pada siswa yang diusulkan pada sekolah bapak dan ibu.
Catatan: Hendaknya Jangan Melakukan Reload Pada Aplikasi Karena Waktu Penyimpanan data akan terjadi error, jika anda melakukan reload sebaiknya keluar dulu dari aplikasi kemudian login kembali dan input kembali data FUS anda

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More