Video of Day

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 29 Desember 2014

PERBEDAAN BSM DAN KIP - KIP TAHUN 2015

Mulai tahun 2015 mendatang yang sebelumnya BSM (Bantuan Siswa Miskin) akan digantikan dengan program serupa namun tak sama yaitu dengan adanya KIP (Kartu Indonesia Pintar). Pada jenjang sekolah dasar (SD-SMP) hingga jenjang sekolah menengah (SMA/SMK) untuk mengamodir calon penerima KIP di tahun 2015 menggunakan fasilitas input data nomor kartu KPS peserta didik bersangkutan pada aplikasi Dapodikdas maupun Dapodikmen.

Berdasarkan informasi yang admin kutip dari antaranews.com bahwasannya ada beberapa perbedaan antara BSM dan KIP diutarakan oleh Mendikbud, Anies Baswedan yakni program Bantuan Siswa Miskin (BSM) hanya menjangkau 9 juta siswa, sedangkan KIP akan menjangkau 19 juta siswa di tahun 2015 dan kementerian telah menganggarkan Rp. 7,1 triliun untuk KIP ini.
Dan perbedaan yang paling menonjol antara BSM dan KIP ini adalah BSM diberikan pada siswa di dalam sekolah, namun KIP akan diberikan pada anak usia sekolah, baik yang sedang sekolah maupun putus sekolah.
Sehingga diharapkan KIP ini akan berdampak positif bagi siswa yang putus sekolah. Banyak anak-anak usia sekolah yang putus sekolah, karena tidak ada biaya padahal mereka mau melanjutkan pendidikan, jelasnya.
Kemdikbud dan Kementerian Sosial akan melakukan pendataan ulang, dan akan dikonsolidasikan KIP ini terintegrasi dengan Kartu Keluarga Sehat (KKS). Hal itu dilakukan agar tidak perbedaan data dan untuk penghematan. Mendikbud menyebutkan jika terintegrasi maka akan menghemat setidaknya Rp. 250 miliar untuk pembuatan kartu.

KIP diberikan kepada anak putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan ke lembaga formal atau nonformal seperti lembaga kursus dan balai latihan kerja (BLK).


Sabtu, 27 Desember 2014

Cara periksa data PTK Data Referensi Pendidikan PDSP

Cara periksa data Pendidik dan tenaga kependidikan di data Referensi Pendidikan PDSP, ini salah satu menu yang tersedia masih banyak menu lainnya, satuan pendidikan data peserta didik dan sebagainya kita ketahui dari penjelasan laman Data Referensi bahwa Dashboard Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) menampilkan data agregat total data PTK yang bersumber dari Data Pokok Pendidikan (DAPODIK). DAPODIK merupakan sistem pendataan pendidikan online untuk pengelolaan data pendidikan nasional yang meliputi satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan yang dilakukan oleh unit utama (PAUDNI, DIKDAS, DIKMEN, dsb).
Data agregat PTK ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel sebagai data detailnya yang dirangkum berdasarkan wilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota). Besar harapan kami, dengan dibangunnya Dashboard PTK ini dapat memberikan gambaran umum keadaan data PTK.Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Kualifikasi akademik yang dimaksudkan di atas adalah tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi: * Kompetensi pedagogik; * Kompetensi kepribadian; * Kompetensi profesional; dan * Kompetensi sosial.
Pendidik meliputi pendidik pada TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SDLB/SMPLB/SMALB, SMK/MAK, satuan pendidikan Paket A, Paket B dan Paket C, dan pendidik pada lembaga kursus dan pelatihan.
Tenaga kependidikan meliputi kepala sekolah/madrasah, pengawas satuan pendidikan, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi, pengelola kelompok belajar, pamong belajar, dan tenaga kebersihan.
Katakanlah menu ini hanya salah satu bagian pemetaan dari Pusat data statistik pendidikan, ada begitu banyak menu lainnya, yang bisa kita akses untuk kita cek kesesuaian data  pada daerah atau sekolah
Kunjungi link berikut klik Dashboard PTK Data Referensi Pendidikan
Akan muncul tampilan berikut dan lakukan pemilihan pada Dashboard PTK pada menu statistik lihat gambar berikut dan silahkan pilih

Dashboard PTK Data Referensi Pendidikan PDSP
Jika telah melakukan pilihan pada menu yang disediakan silahkan kembali lagi lakukan pemilihan wilayah dan jenjang tingkatan dan lokasi sekolah bapak/ibu

Dashboard PTK Data Referensi Pendidikan PDSP

Sekarang coba gunakan menu penelusuran untuk lihat lebih detail sekolah bapak ibu, klik menu tersebut pilih jenjang dan wilayah bapak ibu maka akan kita dapati daftar PTK yang ada, apakah sudah sesuai.
Dashboard PTK Data Referensi Pendidikan PDSP
coba lihat pada bagian bawah nama-nama sekolah yang keluar klik lihat pada bagian kanan
Dashboard PTK Data Referensi Pendidikan PDSP


Akurasi data ini didominasi dari Dapodik, pemetaan secara nasional yang dilakukan oleh Pusat Data statistik pendidikan, sangat luar biasa bagaimana kita bisa mengkases secara terbuka, data referensi pendidikan secara Nasional.

Rabu, 17 Desember 2014

Download Aplikasi Rapor Kemdikbud SMP Terbaru

Saat ini aplikasi rapor SMP -v1003.exe  dengan update terbarunya updates_v10032.exe dan
updates_v10033.exe yang terhubung dengan dapodik telah diluncurkan. berikut tampilan awal aplikasi rapor SMP kemdikbud dengan cara mengetik  http://localhost/rapor-smp :

tampilan login aplikasi rapor SMP kemdikbud

Berikut sedikit gambaran mengenai tampilan aplikasi rapor SMP kemdikbud :

Menu Sinkronisasi
Eksekusi: adalah untuk menyalin data dari database DAPODIK Sekolah ke Database Aplikasi Rapor
Salinan Data: adalah untuk melihat data hasil Eksekusi menyalin data

Menu Deklarasi
Mata Pelajaran Tambahan: adalah untuk menambahkan mata pelajaran jika sekolah memberikan mata pelajaran selain yang terdapat pada Kurikulum 2013.
Mata Pelajaran Mulok: adalah untuk menambahkan mata pelajaran muatan lokal jika sekolah memberikan mata pelajaran muatan lokal yang didukung resmi oleh Gubernur dalam bentuk SK.
Ekstrakurikuler: adalah untuk mendefinisikan Ekstrakurikuler sampai dengan anggota Ekstrakurikuler tersebut
Pemetaan Mata Pelajaran Agama: adalah untuk memetakan Peserta Didik jika terdapat Peserta didik yang mempelajari agama berbeda dengan agama yang dianutnya.
Konfigurasi: adalah untuk menetapkan Bobot Nilai Akhir, KKM dan PTK yang mengajar Mata Pelajaran Tambahan.

Menu Proses
Input Nilai Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan adalah untuk merekan nilai harian.
Input Deskripsi per Mata Pelajaran adalah untuk membantu guru mengisi deskripsi yang terbentuk secara otomatis.
Input Nilai Akhir Pengetahuan adalah untuk merekan nilai UAS dan UTS.
Input Jurnal adalah untuk merekan catatan harian kejadian tentang sikap peserta didik.
Input Nilai Absensi adalah untuk merekan absensi peserta didik dalam bentuk rekap semester.
Input Deskripsi Sikap antar Mata Pelajaran adalah untuk membantu wali kelas mengisi deskripsi sikap antar mata pelajaran yang terbentuk secara otomatis.

Menu Rapor adalah untuk mencetak Rapor dalam bentuk Word dan PDF.

Menu Pengaturan adalah untuk mengatur pengguna yang akan melakukan input nilai, yang terdiri dari Guru dan Wali Kelas.


Bagi anda yang ingin mendapatkan aplikasinya silahkan Download aplikasi rapor kemdikbud SMP terbaru.

Untuk petunjuknya dapat diunduh disini

Demikian sedikit informasi mengenai Download aplikasi rapor kemdikbud SMP terbaru

Selasa, 16 Desember 2014

Aplikasi Rapor SD Update terbaru (v.1.0.2)

Sekarang ini kemdikbud mengeluarkan aplikasi rapor SD versi 1.0.2 yang merupakan update yang paling baru dari versi rapor kemdikbud sebelumnya.



Berikut kelebihan aplikasi rapor kemdikbud versi 1.0.2 :



1. Perbaikan Nama Kepala Sekolah pada Rapor. Sudah sesuai dengan data pada Tugas Tambahan di Dapodik. 
2. Tambahan Informasi Peserta Didik pada form penambahan data Keikutsertaa Ekstrakurikuler.
3. Perbaikan css untuk menampilkan informasi email pada modul Daftar User. Asalnya tidak terlihat, menjadi terlihat.

Harap diperhatikan :
Bagi yang sudah menginstal versi sebelumnya (1.0.0 maupun 1.0.1) TIDAK PERLU di uninstall terlebih dahulu. Pada saat instalasi versi 1.0.2 ini akan dideteksi apakah sudah ada aplikasi Rapor versi sebelumnya atau tidak. Jika sudah, maka hanya mengupdate. Tapi jika belum menginstal versi sebelumnya, atau terjadi kasus tidak bisa menginstal padahal aplikasi sudah di uninstall akan diinstal baru.

Bagi anda yang mau mendownload nya silahkan klik link unduhan dibawah ini :
Download rapor SD Kemdikbud Update 1.0.2 tebaru

Ukuran aplikasi ini sebesar 39.3 MB pastikan koneksi internet anda stabil.


Demikian postingan mengenai Aplikasi Rapor SD Update terbaru (v.1.0.2) beserta kelebihannya dibandingkan dengan rapor SD kemdikbud versi 1.0.0 dan versi 1.0.

Senin, 15 Desember 2014

Cara setting Agar aplikasi Rapor SD yang sama dapat berjalan di komputer lain

Baru-baru ini kemdikbud telah resmi mengeluarkan aplikasi resmi Rapor Kemdikbud. Bagi anda yang belum mendapatkan aplikasi nya silahkan download aplikasi rapor SD kemdikbud.


Aplikasi rapor kemdikbud hanya dapat berjalan pada komputer yang ada atau telah terinstal aplikasi dapodik. Sedangkan laptop atau komputer yang sudah terinstalisasi aplikasi dapodik hanyalah milik operator sekolah (dengan kata lain hanya 1 laptop saja). Jadi kemungkinan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengisi aplikasi rapor yang terhubung dengan dapodik.


Dengan tips ini semoga anda dapat terbantu mengatasi masalah tersebut, caranya :

A. Yang harus anda lakukan di komputer/ laptop milik OPS (operator Sekolah) yang sudah diinstal aplikasi baik itu aplikasi dapodik maupun aplikasi rapor resmi kemdikbud.

1. Klik icon start menu > control panel > network and internet > network and sharing center > dan terakhir anda klik change adapter seting, untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar di bawah ini :

2. Setelah anda klik change adapter setting, maka tampilan akan seperti ini :
3. Silahkan anda pilih local area connection > klik kanan kemudian pilih propertis. seperti gambar dibawah ini :
   Keterangan : jika anda menggunakan jaringan wiffi atau modem sebagai koneksi internet, caranya sama seperti diatas (pilih wireles network conection untuk wiffi dan nama modem untuk yang menggunakan modem)
 Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar ini :
4. Silahkan anda pilih internet protocol version 4 (TCP/IPv4) selanjutnya masukan IP komputer 2 (guru) atau komputer 3, 4 dan lainya. ingat yah untuk kolom subnet mask antara laptop OPS dengan Laptop guru harus didisi sama. untuk lebih jelasnya perhatikan gambar ini :
5. Setting IP pada laptop OPS telah selesai.
6. Selanjutnya kita ke laptop guru.
B. Yang harus anda lakukan di komputer/ laptop milik guru (komputer lain) yang sudah diinstal aplikasi baik itu aplikasi dapodik maupun aplikasi rapor resmi kemdikbud.

1. Klik icon start menu > control panel > network and internet > network and sharing center > dan terakhir anda klik change adapter seting, untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar di bawah ini :
2. Setelah anda klik change adapter setting, maka tampilan akan seperti ini :
3. Silahkan anda pilih local area connection > klik kanan kemudian pilih propertis. seperti gambar dibawah ini :
   Keterangan : jika anda menggunakan jaringan wiffi atau modem sebagai koneksi internet, caranya sama seperti diatas (pilih wireles network conection untuk wiffi dan nama modem untuk yang menggunakan modem)
 Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar ini :
4. Silahkan anda pilih internet protocol version 4 (TCP/IPv4) selanjutnya masukan IP komputer 1 (IP laptop milik OPS atau operator sekolah). ingat yah untuk kolom subnet mask antara laptop OPS dengan Laptop guru harus didisi sama. untuk lebih jelasnya perhatikan gambar ini :
5. Setting IP pada laptop guru telah selesai.
6. Untuk laptop 3, 4, 5 dan seterusnya sama perlakuannya dengan komputer guru yang sudah admin jelaskan diatas.
Cek apakah komputer atau laptop tersebut sudah sinkron atau belum mnggunakan Command Prompt, caranya :
1. klik start menu > all program > accesorris > command prompt. untuk lebih jelasnya lihat gambar ini :
2. setelah anda klik icon command prompt, lakukan proses ping ...(IP address komputer atau laptop OPS lalu klik enter) seperti gambar di bawah ini :
Langkah selajutnya setelah laptop OPS dan laptop guru sudah sinkron, baik melalui jaringan LAN maupun wiffi. Bukalah aplikasi rapor SD resmi kemdikbud pada semua laptop yang telah disinkronkan (laptop guru maupun laptop OPS). caranya :
1. Buka aplikasi rapor resmi kemdikbud, seperti biasa
2. Setelah masuk pada halaman login masukanlah IP adress laptop OPS pada adress bar semua laptop guru. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar dibawah ini :
2. Selanjutnya login seperti biasa, masukanlah user dan pasword dengan NUPTK.
Sedikit tambahan dari teman kita Budi Seto :
komputer guru dimasukkan IP Operator, yang ditambahkan melalui tombol advanced. Setelah itu di komputer guru langsung diketik alamat seperti di komputer user http://localhost/rapor-sd/index.php
untuk lebih jelasnya perhatikan gambar :

Minggu, 14 Desember 2014

cara menghilangkan tampilan iklan yang mengganggu di tampilan web browser

bila sobat OPS mengalami kendala yang sama seperti gambar di atas silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:


1. Pada tips kali ini admin gunakan web browser Mozilla Firefox, langkah pertama silahkan anda klik tombol buka menu yang letaknya dipojok kanan atas.
2. Setelah tombol buka menu anda klik, langkah selanjutnya pilih tombol pengaya, seperti tampilan di bawah ini:
3. setelah tombol pengaya anda klik, selanjutnya anda pilih Ekstensi. seperti terlihat pada gambar :
4. Carilah pengaya yang mencurigakan menurut anda, sebagai contoh admin pilih pengaya Gosave 2.0 dan YoutubeAdblocks 1.0
5. Matikan pengaya ekstensi diatas dengan cara klik tombol matikan.
Demikian sedikit tips atau cara menghilangkan tampilan iklan yang mengganggu di tampilan web browser baik google chrome maupun mozzila firefox.

Jumat, 12 Desember 2014

Cara Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud

Aplikasi Raport SD Kurikulum 2013 yang disediakan direktorat pembinaan Sekolah dasar telah rilis dan dapat dipergunakan serta di instal pada laptop yang berisikan aplikasi Dapodikdas, panduan penggunaan sendiri bisa melalu manual book atau Panduan/ tutorial yang telah disediakan oleh kemdikbud, fiture-fiture yang tersedia pada aplikasi tersebut sebelumnya sudah kami jelaskan baca
Beranjak dari hal tersebut bagi yang telah mengetahui nya mari kita coba melakukan penilaian pada aplikasi Raport SD Kemdikbud ini, setelah kita paham dengan menu yang tersedia mari kita ikuti langkahnya satu persatu...sama-sama belajar. Menambah Anggota Ekstrakurikuler, klik menu

Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud

1. Pilih Rombongan Belajar dimana peserta didik yang akan dicatat keikutsertaannya dalam ekstrakurikuler.
2. Klik/pilih nama siswa yang akan dicatat keikutsertaan ekstrakurikulernya pada tabel atas ceklis.
3. Klik Tombol Tambah diantara tabel atas dan bawah.
Pilih jenis Ekstrakurikuler yang diikuti. Isi Deskripsi kegiatan yang dilakukan. Klik Tombol Simpan untuk menyimpan, atau Batal untuk membatalkannya.

Pemetaan Sub Tema berfungsi untuk memetakan Mata Pelajaran apa saja yang akan diajarkan pada sub tema tertentu, kalau dilihat pada aplikasi ini pemetaan subtema nya nampak sudah baik tinggal pada mapel-mapelnya. untuk yang kurang silahkan tambahkan atau kurangi.

Pemetaan Kompetensi Dasar
Setelah berhasil memetakan mata pelajaran per sub tema, maka tahap selanjutnya adalah memetakan Kompetensi Dasar per mata pelajaran pada setiap sub tema. Perlu diingat, bahwa mata pelajaran tersebut sudah dipetakan terhadap sub tema pada pemetaan sebelumnya.
dan kembali mengingatkan pada rekan-rekan

Hal ini harus diingatkan dalam pemetaan KD, agar bisa terwakili jika ada nya salah satu aspek yang ingin ditambahkan dalam pembelajaran untuk dilakukakn penilaian, klik pada pilihan kiri tahan dan geser ke bagian kanan pada mouse laptop/PC bapak/ibu untuk menambahkan pilihan
Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud
Pemetaan Indikator
Setelah memetakan Kompetensi Dasar pada setiap sub tema, maka tahap berikutnya adalah melakukan pemetaan Indikator yang akan diajarkan pada setiap Sub Tema dan Kompetensi Dasar tersebut. karena ini menyangkut indikasi kompetensi Inti ingat kembali aturan berikut

Pilihan angka 1, 2, 3 dan 4
1. Aspek Spritual
(Berdoa,Taat beribadah, Bersyukur dsb)
2. Aspek Sosial
(Jujur,Patuh tata tertib, santun, dsb)
3. Aspek Pengetahuan
4. Aspek Keterampilan
Untuk pemetaan Indikator, langkah – langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut
Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud
Pada pilihan Kelas sesuaikan pada kelas Bapak/Ibu atas isikan lebih awal kelasnya dan berbagai pilihan kita lanjutkan
Pada tabel kiri akan ditampilkan seluruh Indikator sesuai dengan master Indikator yang sudah dibuat di menu Referensi Indikator
Klik dan geser indikator yang dipilih untuk diajarkan pada Kompetensi Dasar sesuai dengan yang ditentukan dari tabel sebelah kiri ke tabel sebelah kanan.
Lakukan hal yang sama untuk Indikator lainnya. Klik tombol Simpan untuk menyimpan pemetaan yang sudah dibuat.
Usahakan pada pemetaan ini seluruh aspek terwakili, lakukan pemetaan sebaik mungkin karena tanpa dipetakan kita akan sulit melakukan penilaian.

Penilaian Menu ini berfungsi untuk mengisi nilai setiap peserta didik pada seluruh jenis penilaian seperti: Buku Harian Guru, Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Pada menu ini pengguna juga dapat mengisi absensi peserta didik, catatan prestasi dan penilan tambahan seperti: saran- saran, aspek kesehatan dan perkembangan fisik dari peserta didik.
Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud
Pada absensi sudah paham maksudnya, pada buku Harian Guru disini bersemayam aspek sikap, yang terdiri dari spritual dan sosial yang telah kita lakukan pemetaan tadi.
Jika sudah lengkap kita melakukan pemetaan penilaian pun takkan susah karen sudah ada pilihan-pilihannya untuk kita pilih YA atau TIDAK seperti berikut
Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud
Itu hanya pada aspek sikap pada buku harian guru silahkan lakukan penilaian juga pada ulangan harian yang menyangkut KI 3 Pengetahuan dan KI 4 Keterampilan yang telah kita lakukan pemetaan, pilih kelas dan isikan YA atau Tidak.
Isi capaian untuk setiap indikator oleh setiap peserta didik. Dimana nilai capaian terdiri dari dua pilihan, yaitu Ya dan Tidak. “Ya” berarti peserta didik memenuhi kompetensi pada indicator tersebut, sedangkan “Tidak” berarti peserta didik tersebut tidak memenuhi kompetensi sesuai dengan indikator tersebut.
Lakukan simpan jika sudah selesai dan ingat nama-nama siswa yang telah kita nilai, dan terakhir lihat menu raport  pilih kelas kita dan isian lain yang kita sesuaikan. lihat pada bagian kanan didaftar Peserta Didik kita ada icon pdf dan word silahkan pilih mana. klik unduh
Cara Isi Penilaian Pada Aplikasi Raport SD Kemdikbud
Lihat setelah diunduh itulah hasilnya dan plus deskripsinya, print, selesai, Klik jika ingin lihat disini

Kamis, 11 Desember 2014

Petunjuk Penggunaan Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Kemdikbud

Perlu kita kembali ingatkan untuk cara penggunaan aplikasi Raport Kurikulum 2013 dari Direktorat pembinaan SD, untuk sebelumnya mari kita lihat menu-menu sebagai berikut:

Menu Utama Pada Aplikasi Rapor SD ini adalah sebagai berikut:
1. Referensi
Melalui menu ini, pengguna dapat mengolah data referensi yang akan digunakan pada menu lainnya, seperti: Aspek Kesehatan, Tema, Sub Tema, Kompetensi Inti, Kompentensi Dasar dan Indikator.
2. Ekstrakurikuler
Melalui menu ini pengguna dapat menambah, mengubah atau menghapus jenis kegiatan ekstrakurikuler dan anggota ekstrakurikuler.
Menu Ekstrakurikuler terdiri dari sub-menu Master Ekstrakurikuler dan Anggota Ekstrakurikuler.
3. Pemetaan
Melalui menu ini pengguna dapat melakukan pemetaan Mata Pelajaran yang ada pada Sub tema, Pemetaan Kompetensi Dasar dan Pemetaan Indikator. Pemetaan ini akan menetukan aspek yang akan dinilai pada setiap jenis penilaian.
4. Penilaian
Menu ini berfungsi untuk mengisi nilai setiap peserta didik pada seluruh jenis penilaian, seperti: Buku Harian Guru, Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Pada menu ini juga pengguna dapat mengisi Absensi Peserta Didik, Catatan Prestasi dan Penilan Pambahan (Saran- saran, Aspek Kesehatan dan Perkembangan Fisik Peserta Didik). 5. Rapor
Menu Rapor berfungsi untuk memproses pembuatan rapor sehingga dihasilkan bentuk keluaran rapor yang siap dicetak.
6. Tools
Pada menu ini pengguna dapat melakukan sinkronisasi data dengan database dapodik, seperti: kurikulum, mata pelajaran, peserta didik, anggota rombel dan sebagainya.
7. Pengaturan
Menu Pengaturan berfungsi untuk mengelola Pengguna dan Group Pengguna.

Memulai Menggunakan Aplikasi
Pengguna dari Aplikasi ini adalah Guru Wali Kelas yang telah memiliki NUPTK. Pada saat aplikasi diinstal, maka sistem secara otomatis membaca database dapodik dan memasukan NUPTK yang ada pada daftar PTK di sekolah sebagai nama pengguna nya. Password untuk pertama kali diset sama dengan NUPTK. Sehingga guru-guru sebagai Pengguna Aplikasi ini Diwajibkan untuk mengubah Password masing-masing melalui fasilitas yang disediakan.
Untuk memulai menggunakan Aplikasi langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Klik 2 kali pada icon Aplikasi Rapor SD.
2. Selanjutnya pada layar akan muncul halaman login dari aplikasi sebagai berikut :
Petunjuk Penggunaan Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Kemdikbud
3. Isi Nama Pengguna dengan NUPTK.
4. Isi Password pengguna. Password pengguna diset secara otomatis sama dengan Nama Pengguna (NUPTK). Sehingga pengguna diwajibkan untuk mengganti password setelah login berhasil.
5. Pilih Tahun Ajaran dan Semester dimana nilai akan diisi.
6. Jika Pengguna berhasil login, maka akan ditampilkan halaman Selamat Datang.
7. Pada halaman tersebut, Pengguna dapat mengakses Manual/Petunjuk Penggunaan Aplikasi, caranya klik tombol Manual Penggunaan Aplikasi.
8. Pada halaman tersebut juga disampaikan Call Center Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SD yang diperuntukkan bagi saran komunikasi antara Pengguna (Sekolah) dengan Pihak Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SD sebagai pengelola aplikasi ini.
9. Lakukan penggantian pasword pada bagian kana atas icon roda bergerigi.
Referensi Melalui menu ini, pengguna dapat mengisi, mengubah dan menghapus Aspek Kesehatan, Tema, Sub Tema, Kompetensi Inti, Kompentensi Dasar dan Indikator.
Untuk mengakses data Tema, klik menu Referensi sub menu Tema
Untuk menambah Kompetensi Inti lakukan langkah – langkah sebagai berikut :
Klik tombol Tambah, maka akan muncul tampilan.
1. Untuk Kompetensi Inti 1 dan 2, Deskripsi yang ditampilkan di dalam Rapor adalah indikator-indikator yang sudah dinilai pada penilaian Buku Harian Guru. Indikator yang dideskripsikan ke dalam Rapor merupakan indikator-indikator yang dinilai, dengan nilai capaian sesuai dengan kecenderungan (modus). Misal : dari 5 kali penilaian indikator “Percaya Diri”, diinput nilai 3 kali = Ya dan 2 kali = Tidak, maka untuk indikator “Percaya Diri’ akan muncul di deskripsi sebagai kategori Sangat Baik. Sebaliknya, jika diinput 2 kali = Ya dan 3 kali = Tidak, maka indikator “Percaya Diri” akan muncul di deskripsi sebagai kategori Perlu Bimbingan. Jika ada indikator dengan nilai antara Ya dan Tidak sama jumlahnya, maka yang diambil adalah Ya (Sangat Baik).
2. Untuk Kompetensi Inti 3, deskripsi pada Rapor merupakan Kompetensi Dasar yang paling menonjol ‘positif’ dan ‘negatif’ berdasarkan nilai rata-rata indikator per Kompetensi Dasar dari nilai indikator yang sudah diisi pada Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Kompetensi Dasar yang ditampilkan dari masing-masing kategori paling paling menonjol ‘positif’ dan ‘negatif’ berjumlah maksimal 3 Kompetensi Dasar.
Tahapan penghitungan nilai untuk Kompetensi Inti 3.

Mengurutkan nilai Kompetensi Dasar
Setelah mendapatkan Nilai rata-rata akhir, tahap berikutnya adalah mengurutkan nilai setiap Kompetensi Dasar. Dari tabel di atas,  berikut:Langkah-langkah untuk mencetak Rapor adalah sebagai berikut :
1. Pilih Rombongan Belajar
2. Klik tombol View, maka akan ditampilkan data anggota rombongan belajar.
3. Tombol Cetak di atas tabel anggota rombel berfungsi untuk mencetak Rapor seluruh siswa anggota rombel sekaligus. Output Rapor dapat di ekspor ke file PDF dan Ms. Word.
4. Untuk mencetak Rapor per siswa klik icon PDF dan Word pada setiap baris anggota rombel.

link download manual raport

Senin, 08 Desember 2014

Cara Print Out Peserta UN 2014/2015

Sekang kita coba Print out Peserta UN Tahun Ajaran 2014/2015, karena menu untuk Export ke PDF masih Eror.
Browser yang saya gunakan sekarang adalah Google Chrome dan pastikan cara ini yang saya lakukan ini anda menggunakan Browser yang sama..
1. Login Terlebih dahulu di http://un.data.kemdikbud.go.id/
2. Masukan Username dan Password yang terdaftar di vervalpd, setelah login akan muncul nama-nama peserta UN 2014/2015.
3. Klik Kanan Mouse atau touchpad laptop anda/ menggunakan Ctrl+P dan carilah bacaan "print"
4. Klik Print dan akan keluar tanda cetak/print data peserta UN yang akan kita print
5. Atur ulang kertas anda, dengan menggubah setting print anda
6. Pilih Layout untuk mengatur kertas tegak atau miring kertas untuk di print
7. Pilih More Setting untuk mengatur ukuran kertas yang akan di print,, 
8. kertas yang diatur gunakan kertas yang anda inginkan baik itu A4 atau kertas Legal
9. Jika sudah siap klik print untuk memulai mencetak daftar nama peserta UN,, jika mau di simpan klik change untuk menyimpan carilah pilihan pada save to PDF
10. Simpanlah di tempat yang mudah di cari untuk dapat di print di kemudian hari
11. Gunakan trik lain yang mudah bagi anda untuk bekerja jika cara ini menghambat pekerjaan anda terima kasih.

Minggu, 07 Desember 2014

Dapodikdas "Maaf beberapa data tidak masuk"

Jika setelah melakukan generate prefill dan registrasi pada Aplikasi Dapodik kemudian muncul pemberitahuan: "Maaf beberapa data tidak masuk" (Gambar 1) lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka folder C:\Program Files\Dapodikdas\dataweb\synch\prefill. Pastikan ada folder "log" di dalam folder prefill. Jika tidak ada, silahkan buat sendiri folder "log" nya. (Gambar 2)
2. Sambungkan komputer anda dengan internet.
3. Lakukan registrasi kembali (online)
4. Ketika muncul kembali pemberitahuan: "Maaf beberapa data tidak masuk", silahkan buka folder "log" yang tadi, maka ada sebuah file txt di dalam folder "log". (gambar 3)
5. File tersebut kirim ke alamat sekretariatdikdas@gmail.com dengan subject: "beberapa data tidak masuk" (Gambar 4)
Langkah selanjutnya setelah ada jawaban email (ASAP) adalah melakukan generate prefill. Kemudian ulangi langkah 2 dan 3. Jika masih gagal, ulangi langkah 4 (ambil file txt yang terbaru), kemudian lanjut ke langkah 5.
sumber :https://www.facebook.com/adam.dikdas?fref=nf



Rabu, 03 Desember 2014

JADWAL PENETAPAN ALOKASI BOS DAPODIKDAS 2015

Sekolah yang mendapatkan alokasi BOS adalah sekolah yang sudah tercantum dalam data base Dapodik saat pengambilan data sebelum penyaluran dana BOS di awal triwulan. Besar alokasi dana BOS sekolah adalah sesuai dengan jumlah data peserta didik  yang ada pada Dapodik saat pengambilan data, Sekolah yang tidak tercantum dalam data base Dapodik tidak akan mendapatkan alokasi pada saat penyaluran dana BOS di awal triwulan, Alokasi dana BOS yang diterima oleh sekolah didasarkan Dapodik, sehingga sekolah yang tidak mengisi Dapodik tidak dialokasikan dana BOS, Sekolah yang belum terdaftar dalam Dapodik harus segera berkoordinasi dengan Tim BOS Kab/Kota, Tim Dapodik Kab/Kota dan Tim Dapodik Pusat, Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kemdikbud melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Dasar.
Tiap minggu ke-2 pada bulan ke-2 triwulan berjalan, Kemdikbud akan melakukan pengambilan data jumlah peserta didik di tiap sekolah dari Dapodik untuk kepentingan, Menghitung kelebihan dana BOS yang diterima sekolah pada saat penyaluran yang dilakukan di awal triwulan.  Kelebihan penyaluran ini akan dikompensasikan pada penyaluran dana BOS di triwulan berikutnya,
Menghitung kekurangan dana BOS yang diterima sekolah pada saat penyaluran di awal triwulan.  Kekurangan penyaluran ini (termasuk sekolah yang pada penyaluran di awal triwulan tidak mendapatkan alokasi karena belum tercantum dalam data base Dapodik) akan ditambahkan melalui pencairan dana cadangan/buffer yang ada di RKUN

Sebagai dasar penetapan alokasi BOS di tiap sekolah untuk penyaluran dana BOS triwulan berikutnya, Khusus untuk triwulan 3, pengambilan data pada pertengahan triwulan diundur menjadi minggu ke-3 bulan ke-3.  Hal ini terpaksa dilakukan karena harus menunggu selesainya proses update data jumlah peserta didik tahun pelajaran baru pada Dapodik yang dilakukan oleh sekolah.  Oleh karena itu, perhitungan lebih/kurang penyaluran dana BOS triwulan 3 digabungkan pada saat perhitungan lebih kurang penyaluran dana BOS triwulan 4.
Alokasi BOS tiap sekolah di tiap triwulan didasarkan data Dapodik dengan ketentuan berikut:
Triwulan 1 (Januari-Maret) didasarkan pada Dapodik tanggal 30 Nopember 2014;
Triwulan 2 (April-Juni) didasarkan pada Dapodik tanggal 15 Februari 2015;
Triwulan 3 (Juli-September) didasarkan pada Dapodik tanggal 15 Mei 2015;
Triwulan 4 (Oktober-Desember) didasarkan pada Dapodik tanggal 21 September 2015

Sumber Bimtek Informasi Petunjuk Tekhnis BOS 2015

Dapodik Helper versi 2.5

Kami teruskan info dari http://dapodikhelper.blogspot.com terkait rilis tool Dapodik Helper versi 2.5
"Dengan segala keterbatasan setelah sekian lama tidak mengeluarkan update kini dalam suasana yang masih hangatnya perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Dapodik Helper mengeluarkan update terbaru.
Pada release ini tampilan utama aplikasi mengalami sedikit perubahan seperti terlihat dibawah ini.
Fasilitas yang ditambahkan pada versi ini adalah:
-> reset password
-> tambah pengguna baru
-> cetak formulir sekolah
-> auto configuration apabila aplikasi dapodik melakukan perubahan seperti terjadi pada Dapodikmen dari 8.0.0 ke 8.0.2
-> serta beberapa fasilitas kecil lainnya.

Untuk rincian detail dan panduan tambahan akan dibuat pada posting selanjutnya.
Terima Kasih."

Catatan ;
1. Untuk komputer/laptop yang sudah terinstal DapodikHelper versi 2.0.3 tidak perlu diuninstal dulu (bisa langung instal DapodikHelper versi 2.5 dengan klik kanan "Run as administrator")
 
PERHATIAN harap baca lisensi sampai ke kebawah, karna password ada di dalam lisensinya untuk langkah selanjutnya: PERHATIKAN GAMBAR DI BAWAH INI.

Setelah selesai instal akan muncul proses konfigurasi ulang, klik OK
Ditunggu sampai selesai

2. Bagi pengguna W7/W8 64 bit, sebaiknya sudah terinstal DapodikHelper versi 2.0.3 supaya tidak mengkonfigurasi file config

Panduan lebih lengkap kita lanjut lain waktu, untuk  download aplikasi silahkan klik DISINI atau DISINI

Selasa, 02 Desember 2014

Selfie adalah tanda orang narsis dan kurang percaya diri?

Merdeka.com - Pernahkah Anda mengabadikan foto diri Anda sendiri dengan menggunakan entah itu camcorder, kamera poket atau juga perangkat mobile? Apabila sering, menurut penelitian, hal tersebut adalah salah satu ciri orang yang tidak percaya diri.

Menurut sejarah, mengabadikan diri sendiri dengan perangkat elektronik atau dalam bahasa Inggris dinamakan self-portrait atau disingkat selfie dilakukan pertama kalo oleh seseorang bernama Robert Cornelius pada tahun 1839.

Ketika era kamera polaroid sedang menjadi salah satu tren di tahun 70an, seorang bernama Andy Warhol juga pernah melakukan selfie dan hal tersebut tercatat sebagai selfie kedua dalam sejarah.

Kini, di era teknologi serba maju, perangkat hi-tech beredar di mana-mana sekaligus portable device dengan fitur kamera seperti smartphone, phablet dan tablet menjadi satu hal yang umum, aksi selfie ini amat sering dijumpai.

Bahkan ketika internet dan jejaring sosial meraih popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir ini, foto-foto selfie juga sering beredar luas serta dijadikan cover atau profile picture seseorang dalam account jejaring sosial mereka.

Dengan mengambil angle agak tinggi sekitar 45 derajat, mata sedikit dibuat sayu, (terkadang) mengambil pose duck face, mengambil fotonya dengan menggunakan aplikasi seperti Instagram untuk menambah kesan dramatis dan lainnya, membuat aksi selfie menjadi sangat mudah dilakukan, kapan dan di manapun juga.

"Selfie adalah salah satu revolusi bagaimana seorang manusia ingin diakui oleh orang lain dengan memajang atau sengaja memamerkan foto tersebut ke jejaring sosial atau media lainnya," ujar Dr Mariann Hardey, seorang pengajar di Durham University dengan spesialisasi digital social media, seperti dikutip oleh Guardian (14/07).

Hardey juga mengatakan bahwa dengan memamerkan foto-foto selfie tersebut, maka orang yang bersangkutan ingin terlihat 'bernilai' lebih-lebih apabila ada yang berkomentar bagus tentang foto tersebut.

Walaupun tidak hanya Hardey yang mengatakan bahwa selfie merupakan bentuk dari ingin diakui atau dapat disebut sebagai tanda kurang percaya terhadap diri sendiri karena banyak peneliti lain yang juga mengatakan hal serupa, namun tidak sedikit orang yang membantah bahwa selfie dilakukan hanya sekadar ingin tenar dan tidak percaya diri.

Menurut salah seorang wanita bernama Rebecca Brown (23) mengatakan bahwa dia melakukan selfie hanya karena untuk mengeksplorasi diri sendiri dan melihat tubuhnya sendiri bukan dengan maksud ingin narsis atau sejenisnya.

Terlepas dari pendapat para ahli atau orang-orang yang sering melakukan selfie, bagaimana pendapat Anda dari fenomena selfie ini? Apakah selfie termasuk narsis dan kurang percaya diri ataukah hanya untuk eksplorasi diri?
sumber :http://www.merdeka.com/teknologi/selfie-adalah-tanda-orang-narsis-dan-kurang-percaya-diri.html