Video of Day

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 20 September 2014

MASALAH WAKTU TEMPUH TIDAK MUNCUL PADA TABEL PERIODIK

Masih tentang Dapodikdas 3, ada saja masalah yang dihadapi para Operator Sekolah. Yaitu kolom waktu tempuh pada data rincian periodik peserta didik tidak muncul. Juga kolom persentase kerusakan prasarana hilang atau tersembunyi. Cara yang paling mudah adalah dengan mengganti Browser yang lain misalnya Spark, Baidu, Chrome versi 34 ke bawah. Atau dengan tombol Tab, tapi tetap tidak terlihat. Trik kali ini akan memodifikasi file javascript Dapodikdas sehingga dapat memunculkan kolom-kolom yg hilang tersebut, dan bisa digunakan untuk semua browser termasuk Firefox dan Chrome terbaru.


Hilangnya kolom tersebut disebabkan karena engine pada browser terbaru salah menerjemahkan integer menjadi string, pada lebar label.
Sebagai contoh width="105", angka ini didapat dari rumus javascript labelWidth+labelPad. Nilai labelWidth=10, nilai labelPad=5.
Seharusnya hasil penjumlahan adalah 10+5=15, bukannya 10&5=105.
Karena label terlalu lebar, sehingga kolom isian terdesak keluar sehingga tidak terlihat.
Solusinya yaitu melakukan konversi ke integer dulu sebelum dijumlahkan.

Rabu, 17 September 2014

Kode Registrasi Dapodikdas Hilang? Coba kita cari...


Bagaimana cara untuk mencari kode registrasi yang hilang? Sambil menunggu kode registrasi dari Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat/petugas Dapodik, kita bisa mencarinya sendiri, lumayan untuk menambah pengetahuan.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mendapatkan kode registrasi anda. Yang kita butuhkan hanya Aplikasi Dapodikdas yang masih kita gunakan dan PGAdmin3 yang sudah terhubung dengan database Dapodikdas. 


Langkah-langkahnya:
1. Buka database Dapodikdas melalui PGAdmin3.

Setelah PGAdmin dijalankan, Klik pada "Server Groups >> Server >> pendataan >>Databases >> pendataan >> Schemas >> Public >> Tables" ; tampilannya terlihat pada gambar di bawah ini:

2. Perhatikan toolbar 
Icon pada toolbar ini berfungsi menjalankan fitur-fitur utama pada PGAdmin3.
3. Pilih/klik pada salah satu nama tabel, yaitu tabel sekolah.
Kemudian klik tombol "View data in selected object" dengan icon yang terlihat seperti pada gambar di samping. Akan tampil window di bawah ini:
 
4. Cari kolom kode_registrasi lalu copy angka yang ada pada kolom tersebut.
5. Selanjutnya, kita harus mengubah angka kode registrasi ini. Untuk mengubahnya, kunjungi web http://www.kaagaard.dk/service/convert.htm
Paste angka kode registrasi ke bagian "Input Value"
Pilih angka 10 pada bagian "From Base"
Pilih angka 32 pada bagian "To Base"
Selanjutnya Klik Tombol "Convert"

  
Kita sudah mendapatkan kode registrasi yang sesungguhnya pada bagian "Output Value".  Pada contoh ini saya mendapatkan kode 48FB51T9D dari hasil konversi. Copy kode yang anda dapatkan dan silakan dicoba.
 

Rabu, 10 September 2014

Menambah beberapa digit angka NOL didepan NISN Otomatis

Operator sekolah habis mengcopy data NISN dari website vervalpd.data.kemdikbud.go.id, kemudian dicopy paste kedalam program pengolah angka Ms. Excel, namun hasilnya angka 0 yang ada didepan NISN hilang, seharusnya jumlah digit NISN adalah 10 digit, namun berubah menjadi 5, 6, atau 9 digit. penampakan seperti pada gambar berikut:




Pertanyaanya, cara cepat mengedit NISN tiap siswa supaya menjadi 10 digit, dengan penambahan beberapa digit angka NOL didepan angka NISN bagaimana? apa harus manual satu persatu dengan cara klik 2x atau menekan tombol F2 kemudian menambahkan tanda petik 1 baru menambahkan beberapa digit angka 0 nya? atau ada cara lebih praktis dengan menggunakan rumus di Ms. Excel?

Jawabanya: tentu ada dong.... yuk kita belajar bersama.....
Formula yang akan kita gunakan adalah perpaduan fungsi LEN dan IF. Formula LEN berfungsi untuk mengetahui jumlah karakter dalam cell tertentu, sedangkan fungsi IF nanti untuk  logika menambahkan beberapa digit angka NOL pada tiap cell NISNnya. Lebih jelasnya coba perhatikan gambar berikut untuk alur pemikiran rumus di Ms. Excelnya:


Dalam praktinya nanti, kolom D dan E tidak anda buat, melainkan langsung ke kolom F dengan menggunakan rumus LEN dan IF. kolom D hanya untuk mendeteksi sementara jumlah karakter terkecilnya berapa, supaya dalam membuat fungsi IF nya lebih cepat yaitu dengan mengambil jumlah digit terkecil.

Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
Jika CELL NISN Jumlah digitnya 7, maka ditambah 3 digit angka NOL didepan NISN, jika CELL NISN jumlah digitnya 8, maka ditambah 2 digit didepan NISN, jika CELL NISN jumlah digitnya 9, maka ditambah 1 digit angka NOL didepan NISN, jika CELL NISN jumlah digitnya 10, maka tidak ditambah angka NOL.

Dengan contoh tabel diatas, Cell NISN adalah mulai dari B2, maka rumusnya:
=IF(LEN(B2)=7;"000"&B2;IF(LEN(B2)=8;"00"&B2;IF(LEN(B2)=9;"0"&B2;IF(LEN(B2)=10;B2))))

Nah, dengan begitu untuk baris berikutnya anda tinggal copy saja ke baris-baris berikutnya.

Pembelajaran Kurikulum 2013 SD pada aplikasi Dapodikdas

Sekolah Dasar
Pembelajaran Kurikulum 2013 pada Sekolah Dasar secara umum adalah sebagai berikut :
Kelas 1
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 22 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 30
Untuk memenuhi kewajiban 24 Jam, Guru Kelas 1 diperbolehkan menambah 2 Jam Pelajaran untuk pendalaman materi.

Kelas 2
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 24 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 32

Kelas 3
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 26 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 34

Kelas 4,5 dan 6
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 28 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 36

Jika Kepala sekolah mengajar pada rombel tersebut maka dapat mengambil jam Guru Kelas, pembagian jjm menjadi sbb :
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 26 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Kepala Sekolah (Guru Kelas) 2 Wajib
Jumlah 36

Karena pelajaran Guru Kelas bersifat tematik maka pembagian tema mengajar antara Kepala Sekolah dengan Guru Kelas harus dikordinasikan.
Pengisian Pada Aplikasi Dapodikdas.
Sejatinya pengisian pembelajaran pada aplikasi Dapodikdas mengikuti pembagian jam mengajar seperti diatas, namun karena masih terdapatnya beberapa pembatasan, maka pengisian pembelajaran dapat disesuaikan sbb :
  1. Jika guru kelas mengajar lebih dari 24 Jam, maka kelebihan mengajar dapat diisi sebagai Jam Wajib Tambahan
  2. Kepala Sekolah yang mengajar 2 jam Guru Kelas dapat diisi sebagai Jam Wajib Tambahan
  3. Karena Pelajaran Guru Kelas bersifat tematik, maka pengisian Nama Mapel Lokal dapat diisi apa saja.
Mata Pelajaran  Muatan Lokal pada SD
Pada dasarnya Pelajaran Muatan Lokal  (mulok) menjadi kewajiban Guru Kelas untuk mengajarkannya. Namun dengan adanya Permendikbud No. 81A yang memberi ruang tersendiri bagi pelajaran mulok maka diperbolehkan pelajaran ini diajarkan oleh Guru tersendiri dengan alokasi waktu 2 jam (diluar jjm Guru Kelas).


Contoh pembelajaran kelas 4/5/6 yang menerapkan Mulok sebagai pelajaran tersendiri
Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 26 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Kepala Sekolah (Guru Kelas) 2 Wajib
Muatan Lokal 2 Wajib Tambahan
Jumlah 38

Pengisian Pada Aplikasi Dapodikdas.
Muatan lokal dimasukkan sebagai Jam Wajib Tambahan dengan alokasi waktu 2 Jam Pelajaran.

Dasar Pembagian Tugas Mengajar Kurikulum 2013 SMP
Tugas JJM Jenis JJM
Pendidikan Agama 3 Wajib
PKn 3 Wajib
Bahasa Indonesia 6 Wajib
Matematika 5 Wajib
IPA 5 Wajib
IPS 4 Wajib
Bahasa inggris 4 Wajib
Seni Budaya 3 Wajib
PJOK 3 Wajib
Prakarya 2 Wajib
Jumlah 38

Matapelajaran Muatan Lokal (Mulok)
Pada kurikulum 2013, mata pelajaran muatan lokal pada jenjang SMP melebur dalam salah satu diantara mapel Seni Budaya,PJOK atau Prakarya. Namun jika Muatan Lokal diajarkan oleh guru tersendiri diluar ketiga mapel tersebut dibolehkan menambahkan matapelajaran Muatan Lokal dengan alokasi waktu 2 jam sebagai Jam Wajib Tambahan (Total 40 jam)
Guru Keterampilan pada kurikulum 2013
Guru guru dengan bidang studi sertifikasi Keterampilan dapat mengajar matapelajaran Prakarya pada rombel yang sudah menerapkan Kurikulum 2013
Guru TIK pada kurikulum 2013
Fungsi guru TIK pada kurikulum 2013 berbeda dengan KTSP, dimana Guru TIK tidak mengajarkan Mapel khusus TIK pada rombel yang menerapkan Kurikulum 2013. Tugas Guru TIK seperti yang diamanatkan dalam permendikbud  No. 68 Tahun 2014 adalah :
Melaksanakan layanan bimbingan TIK kepada peserta didik dalam rangka :
  1. Mencari, mengolah, menyimpan dan menyajikan, serta menyebarkan data dan informasi dalam rangka mendukung kelancaran proses pembelajaran.
  2. Pengembangan diri peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat dan kepribadian peserta didik dengan memanfaatkan TIK sebagai sarana untuk mengeksplorasi sumber belajar.
Syarat Akademik Guru TIK
  • Memiliki ijazah S1 atau D-IV dalam bidang Teknologi Informasi
  • Memiliki sertifikat pendidik dalam bidang TIK atau KPPI
Ketentuan Peralihan
  1. Guru TIK yang bersertifikat pendidik TIK namun tidak memiliki ijazah S1/DIV dalam bidang Teknologi Informasi dapat menjalankan tugas sebagai Guru TIK sampai 31 Desember 2016, dengan tetap mendapatkan Tunjangan Profesinya.
  2. Guru TIK yang bersertifikat pendidik TIK namun tidak memiliki ijazah S1/D-IV dalam bidang Teknologi Informasi harus disertifikasi sesuai kualifikasi akademik S1/D-IV nya paling lambat 31 Desember 2016.
Beban Tugas Guru TIK pada Kurikulum 2013
Beban Tugas Guru TIK adalah 150 peserta didik pada satu atau lebih satuan pendidikan. Jika Guru TIK memiliki Tugas Tambahan sebagai Kepala Sekolah maka beban tugas adalah minimal 40 peserta didik pada sekolah induk. Sedangkan Guru TIK yang memiliki Tugas Tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah maka beban tugas Guru tersebut adalah minimal 80 peserta didik.
Guru BK pada kurikulum 2013
Beban Tugas Guru BK adalah 150 peserta didik pada satu atau lebih satuan pendidikan. Jika Guru BK memiliki Tugas Tambahan sebagai Kepala Sekolah maka beban tugas Guru tersebut adalah minimal 40 peserta didik. Sedangkan Guru BK yang memiliki Tugas Tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah maka beban tugas Guru tersebut adalah minimal 80 peserta didik.

Pengisian pembelajaran pada Aplikasi Dapodikdas 2013
Jam Wajib (38 jam)
Tugas JJM
Pendidikan Agama 3
PKn 3
Bahasa Indonesia 6
Matematika 5
IPA 5
IPS 4
Bahasa inggris 4
Seni Budaya 3
PJOK 3
Prakarya 2

Jam Wajib Tambahan (2 jam)
Tugas JJM
Muatan Lokal 2

Jam Tambahan
Tugas Beban Tugas
Guru BK Akumulasi jumlah murid yang didaftarkan ke dalam Rombel
Guru TIK Akumulasi jumlah murid yang didaftarkan ke dalam Rombel