Business

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 30 Juli 2015

LANGKAH-LANGKAH INSTAL DAPODIK V 4.00

A. Uninstall versi 3.03 dan install aplikasi versi 4.00


  1. Lakukan uninstall aplikasi versi 3.03 
  2. install aplikasi 4.00 
  3. registrasi dengan menggunakan koderegistrasi , gunakan email aktif untuk didaftarkan sebagai pengguna dapodik, email ini akan digunakan pengguna di aplikasi-aplikasi pemanfaatan data dapodik K klik icon/shortcut dapodik atau buka browser lalu ketik http://localhost:8080
  4. aplikasi dapodik akan terbuka 
  5. tekan ctrl+f5 untuk memastikan penyegaran aplikasi sesuai dengan aplikasi yang baru , aplikasi dapodik versi 4.00 akan muncul 

B. Generate ulang prefill


  1. Lakukan generate ulang prefill di dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/prefill_dapodik tunggu beberapa saat sampai dengan muncul unduhan file prefill nya 
  2. Unduh prefill pastikan namanya tidak mengandung duplikasi (1) / (2) 
  3. Buat folder di c:/ dengan nama “prefill_dapodik, letakkan file tersbut di direktori c:/prefill_dapodik 
  4. Pastikan nama prefill nya tidak ada duplikat copy yang berakhiran (…(angka)) contoh salah : 
C. Registrasi dan login 
  1. Buka aplikasi dan pilih tombol registrasi , lengkapi form isian registrasi, pastikan email yang diinputkan aktif dan password yang aman , karena username dan password ini akan digunakan untuk akses login ke aplikasi-aplikasi pemanfaatan dapodik 
  2. Masukkan koderegistrasi yang sesuai , kllik login 
  3. Tahapan ini dapat bekerja secara online maupun offline
D. Luluskan PD tingkat akhir dan naikkan kelas PD 
  1. Tahap pertama perhatikan kelengkapan datanya, data yang akan muncul adalah data tahun ajaran sebelumnya terakhir operator melakukan sinkronisasi, pastikan sesuai dan lengkap sesuai sinkronisasi terakhir tahun ajaran lama.
  2. Buka masing masing tab, Sekolah – prarasana – Peserta Didik – PTK –Rombel. 
  3. Rombel tahun lalu Nampak “hilang” tersembunyi karena terdaftar sebagai “histori” 
  4. Buka tabel rombel, klik fitur action menu luluskan PD tingkat akhir secara kolektif (bersamaan) dengan menggunakan fitur tersebut. 
  5. Fitur ini akan mengeluarkan peserta didik kelas ahir secara bersamaan/kolektif per rombel. Lakukan untuk seluruh rombel tingkat akhir. Lengkapi isian tanggal keluar/ lulus dan tuliskan alasan “lulus”
  6. Jika ada anak yang tidak lulus, fitur tersebut masih tetap dapat digunakan, caranya buka tabel PD keluar – cari anak tersebut –batalkan . kemudian peserta didik tinggal kelas akan muncul kembali di tabel PD. Masukkan PD tinggal kelas tersebut kedalam rombel dengan status tinggal kelas.
  7. Lakukan hal ini, untuk semua rombel tingkat akhir 
  8. Naikkan secara kolektif peserta didik lainnya , dengan fitur action menu – kenaikan kelas dengan catatan kelompok romebl peserta didik nya tidak diacak. Jika diacak, jangan gunakan fitur ini tapi gunakan metode tambah rombel baru seperti biasa. 

Sabtu, 18 Juli 2015

Sholat Ied Di Hongkong

Lebih dari 50 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) terlihat memadati Taman Victoria di Hong Kong pada Sabtu, 18 Juli 2015. Mereka menunaikan salat Ied untuk menyambut Idul Fitri 1436 Hijriah. 

Dikutip dari BBC hari ini, umat Muslim di Hong Kong baru merayakan Idul Fitri pada hari Sabtu. Hal itu berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan Komite Kehormatan Komunitas Islam Hong Kong. 

Pemantauan Astronomi Hong Kong pada Kamis kemarin, belum ada ruyat (penampakan bulan baru) atau Imkan ruyat (kemungkinan penampakan bulan baru) di daerah Tiongkok Selatan. Maka diputuskan, 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu. 

Untuk mengantisipasi perbedaan waktu Idul Fitri, Konsulat Jenderal RI di Hong Kong, sudah memesan lapangan di Taman Victoria selama 17-19 Juli 2015. 

"Salat Ied ini merupakan keputusan bersama antara Komunitas Islam Hong Kong, tokoh-tokoh agama (Islam) dan KJRI untuk menentukan kapan pelaksanaannya. Sebab, hal tersebut juga menyangkut masalah pemesanan tempat di Taman Victoria," kata Konsul Jenderal RI, Chalief Akbar Tjandraningrat. 

Dia menyebut sekitar 50 ribu WNI datang untuk salat Ied yang dipimpin Kyai Haji Ali Sadikin. 

Rindu Keluarga 

Selama salat Ied, terlihat banyak WNI yang menangis dan menghapus air mata. Suara tangis pun sayup-sayup terdengar mengiringi takbir dan saat khatib memberikan ceramah. 

Beberapa TKI mengaku tak dapat menahan air mata saat mendengar takbir karena teringat keluarga dan keramaian merayakan Lebaran di Indonesia. Salah satunya, seorang TKI bernama Juminah. 

"Saya sudah tiga tahun tinggal di Hong Kong. Jadi, sedih tidak bisa berkumpul bersama anak dan keluarga. Saya hanya ingin mengucapkan kepada keluarga besar (di Indonesia) terutama bapak dan Ibu, saya minta maaf di hari yang fitri ini," papar Juminah. 

Dia turut menyampaikan pesan untuk anaknya. 

"Untuk anak saya, maafin Mama ya, enggak bisa pulang," kata TKI berusia 35 tahun asal Salatiga itu. 

Sementara, TKI lainnya, Jemini, mengatakan sengaja tak mudik pada Idul Fitri tahun ini, sebab kedua anak majikan yang diasuhnya tidak libur sekolah. 

"Mereka tidak ada yang jaga, tidak ada yang antar sekolah. Jadi, kasihan kalau ditinggal. Tahun kemarin saya bisa pulang Lebaran karena (Lebaran jatuh pada) bulan Juni saat anak majikan libur sekolah," kata TKI asal Pati, Jawa Tengah itu. (http://www.viva.co.id)
 
 

Jumat, 10 Juli 2015

Sergur 2015 Pola PPGJ terancam Batal

Mungkin ini jawaban dari rekan rekan yang bertanya kapan jadwal sergur pola PPGJ tahun 2015 ini.
Sebagaimana kita tahu pemerintah tahun ini berencana akan mengadakan sertifikasi guru dengan 2 pola yakni PLPG dan PPGJ.

Tercantum pada Pasal 82 Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa Guru yang belum memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik wajib memenuhi kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik paling lama 10 (sepuluh) tahun. Bagi guru yang sudah berprofesi sebagai guru sebelum ditetapkannya Undang-Undang tersebut  dilaksanakan melalui:(1) Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (PSPL), (2) Portofolio (PF),dan (3) Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), sedangkan guru yang diangkat setelah ditetapkannya Undang-Undang, sertifikasinya dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGJ).

Berdasarkan bocoran informasi yang  blog INFO GURU dapatkan, pelaksanaan sertifikasi guru di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015 ini semuanya masih akan tetap menggunakan pola PLPG. Meskipun pada awalnya Kemdikbud berkeinginan melaksanakan melalui 2 (dua) pola yakni PLPG dan PPGJ. Adapun alasan belum bisa dilaksanakannya PPGJ tahun ini disebabkan belum adanya payung hukum untuk pelaksanaannya. Saat ini Kemdikbud sedang meminta fatwa ke Mahkamah Agung khusus membahas kebijakan ini. Rencananya setelah lebaran nanti PSG akan diundang untuk kembali membahas penyusunan payung hukum dimaksud.

Hal lain yang menyebabkan penundaan pelaksanaan PPGJ di tahun 2015 ini adalah keterbatasan anggaran pemerintah. Mengingat anggaran yang dibutuhkan untuk sertifikasi guru melalui PPGJ adalah Rp 10.000.000,- (sepuluh juta) per orang.  Belum lagi pengaruh adanya restrukturisasi organisasi pada Kemendikbud, dimana BPSDMPK-PMP telah bubar berganti Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan. Selanjutnya, dampak pisah ranjang antara Kemendikbud dan Kemenristek Dikti, pemerintah berencana melaksanakan sertifikasi guru melalui pola “Pendidikan Profesi Guru pra Jabatan (PPG pra Jab) di bawah komando Kemenristek Dikti, sedangkan Kemendikbud dan Kemenag sebagai pelaksana sertifikasi guru melalui pola PLPG dan PPGJ.

Terkait rencana sergur tahun 2016 nanti jika melihat kondisi saat ini dimana jumlah guru yang diangkat sebelum tahun 2005 masih sangat banyak jumlahnya, baik yang di bawah naungan Kemenag maupun Kemendikbud maka satu-satunya jalan untuk tetap melaksanakan sertifikasi guru di tahun 2016 nanti melalui pola PLPG. Bahkan ada kemungkinan beberapa ketentuan yang terkait linearitas juga akan dihapuskan dalam pelaksanaan sertifikasi guru melalui PPGJ nanti karena linearitas tidak harus dengan S-1 kedua. Namun semua ini tergantung pada hasil keputusan yang nantinya akan ditetapkan secara bersama-sama antara Kemendikbud, Kemenag dan Kemenristek Dikti.

Demikian info terbaru terkait sergur tahun 2015. Silakan dishare info menggembirakan ini.(http://jetjetsemut.blogspot.com/)

Kamis, 09 Juli 2015

Cara Membuat Website | Struktur Direktori



Tidak usah panjang lebar tutorial php kali ini adalah cara membuat website sederhana lanjutan dari tutorial sebelumnya. Kalau kemarin kita membahas tentang merancang beberapa hal terkait pembuatan website seperti tujuan, fitur, database dari website yang berjudul cara membuat website bagian perancangan dan sekarang kita akan membahas tentang struktur direktori atau pemfolder dalam pembuatan website.

. Yang intinya struktur direktori ini tidaklah paten alias bebas oleh karena itu pada tutorial membuat website ini kita akan menggunakan model direktori yang berbeda, dimana direktori ini terdiri dari folder assets, admin, dan template.

Ket :

Folder assets : untuk meletakkan file javascript (js), cascade style sheet (css), font, atau gambar yang akan digunakan untuk mempercantik tampilan.

Folder admin : ini adalah halaman yang akan kita gunakan sebagai halaman admin.

Folder template : untuk meletakkan template website kita agar terpisah dengan halaman admin.

Nah selanjutnya silahkan buat sebuah folder baru dengan nama “website” di htdocs, kemudian buatlah folder assets, admin dan template lalu pada setiap folder isi dengan file “index.php” . jadi kira-kira struktur seperti berikut :



pada dokument “main” atau sejajar dengan file index.php paling luar dan buatlah file functions.php, loader.php, config.php. jadi di direktori website terdapat folder assets, admin, template, file index.php, config.php, loader.php dan functions.php.

ket :

index.php : siapa sih yang tidak tau index, index.php adalah file yang pertama kali akan di cari oleh mesin saat kita mengetikan alamat website kita, setelah file ini ketemu maka terserah kita mau mengalihkannya kemana.

Kodenya sebagai berikut :

<?php // definisi variable constant "ACCESS" untuk hindari akses langsung // pada file file tertentu. define('ACCESS','OPEN'); // file loader.php if (!file_exists(dirname(__FILE__).'/loader.php')) { die('File Loader Tidak ada'); } // sisipkan file loader.php include dirname(__FILE__) . '/loader.php'; ?>


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php

// definisi variable constant "ACCESS" untuk hindari akses langsung
// pada file file tertentu.
define('ACCESS','OPEN');

// file loader.php
if (!file_exists(dirname(__FILE__).'/loader.php')) { die('File Loader Tidak ada'); }
// sisipkan file loader.php
include dirname(__FILE__) . '/loader.php';
?>




config.php : ini adalah file yang kita gunakan untuk meletakkan informasi untuk koneksi dengan database. Karena kita belum membuat databasenya silahkan buka localhost/phpmyadmin kalian sebelumnya pastikan xampp kalian sudah berjalan (running) lalu buatlah database dengan nama “membuat_website” dan untuk table-tablenya bisa dilihat di artikel cara membuat website bagian merancang database.

Dan untuk kode yang ada di file config.php adalah sebagai berikut :

<?php // hindari akses langsung ke file ini if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } /** * Information to Connecting Database */ $dbhost = 'localhost'; $dbuser = 'root'; $dbpass = ''; $dbname = 'website'; // bisa diganti sesuai alamat direktori website atau domainnya $domain = 'http://localhost/website'; // definisi main direktori define('ABSPATH', dirname(__FILE__) . '/'); ?>


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<?php
// hindari akses langsung ke file ini
if (!defined('ACCESS')) {
die('System Cannot Running');
}
/**
* Information to Connecting Database
*/
$dbhost = 'localhost';
$dbuser = 'root';
$dbpass = '';
$dbname = 'website';

// bisa diganti sesuai alamat direktori website atau domainnya
$domain = 'http://localhost/website';

// definisi main direktori
define('ABSPATH', dirname(__FILE__) . '/');
?>


*revisi bagian $dbname, semula $dbname = ‘test’, diganti dengan $dbname = ‘website’

loader.php : ini adalah yang akan kita gunakan sebagai file yang memanagement perpindahan halaman sekaligus pemanggil file-file php penting lain. Sementara isi loader.php dengan skrip berikut:

<?php // hindari akses langsung ke file ini if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } // memulai session session_start(); if (!file_exists(dirname(__FILE__).'/config.php')) { die('File config.php Tidak ada'); } // menyisipkan file config require dirname(__FILE__).'/config.php'; /** * Definisi direktori */ define('ADMIN', ABSPATH . 'admin/'); define('TPL', ABSPATH . 'template/'); // koneksi ke database dengan mysqli $db = new mysqli($dbhost,$dbuser,$dbpass,$dbname); // cek koneksi, jika terjadi maka sistem akan dihentikan. if ($db->connect_error) { die($db->connect_error); } /** * Management Template * @var [$_GET] */ $post = (isset($_GET['p'])) ? $_GET['p'] : false; $cat = (isset($_GET['cat'])) ? $_GET['cat'] : false; if (is_int($post) && $post) { // untuk membaca artikel require TPL . 'posts.php'; } else if (is_int($cat) && $cat) { // menampilakan list categori require TPL . 'categories.php'; } else { // menampilkan halaman depan require TPL . 'index.php'; } ?>


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
<?php
// hindari akses langsung ke file ini
if (!defined('ACCESS')) {
die('System Cannot Running');
}

// memulai session
session_start();

if (!file_exists(dirname(__FILE__).'/config.php')) {
die('File config.php Tidak ada');
}

// menyisipkan file config
require dirname(__FILE__).'/config.php';

/**
* Definisi direktori
*/
define('ADMIN', ABSPATH . 'admin/');
define('TPL', ABSPATH . 'template/');

// koneksi ke database dengan mysqli
$db = new mysqli($dbhost,$dbuser,$dbpass,$dbname);

// cek koneksi, jika terjadi maka sistem akan dihentikan.
if ($db->connect_error) {
die($db->connect_error);
}

/**
* Management Template
* @var [$_GET]
*/
$post = (isset($_GET['p'])) ? $_GET['p'] : false;
$cat = (isset($_GET['cat'])) ? $_GET['cat'] : false;

if (is_int($post) && $post) { // untuk membaca artikel
require TPL . 'posts.php';

} else if (is_int($cat) && $cat) { // menampilakan list categori
require TPL . 'categories.php';

} else { // menampilkan halaman depan
require TPL . 'index.php';
}
?>


functions.php : adalah file yang akan menampung function-function php yang akan dibuat nantinya, seperti pada artikel tutorial php file upload. Sementara kosongkan dulu.

Selanjutnya buat beberapa file php di folder template, header.php, footer.php, posts.php, dan categories.php lalu isi dengan kode-kode berikut, sesuai filenya ya.

<?php // copy ke template/index.php require 'header.php';?> <h1>Welcome</h1> <?php require 'footer.php';?> ---------------------------------- <?php // copy ke template/header.php // hindari akses langsung ke file ini if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } ?> <html> <head> <title>Cara Membuat Website</title> </head> <body> ----------------------------------- <?php // copy ke template/posts.php require 'header.php';?> <h1>Posting</h1> <?php require 'footer.php';?> ----------------------------------- <?php // copy ke template/footer.php // hindari akses langsung ke file ini if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } ?> </body> </html> ---------------------------------- <?php // copy ke template/categories.php require 'header.php';?> <h1>Category</h1> <?php require 'footer.php';?>


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
<?php
// copy ke template/index.php
require 'header.php';?>
<h1>Welcome</h1>
<?php require 'footer.php';?>
----------------------------------
<?php
// copy ke template/header.php
// hindari akses langsung ke file ini
if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } ?>

<html>
<head>
<title>Cara Membuat Website</title>
</head>
<body>
-----------------------------------
<?php
// copy ke template/posts.php
require 'header.php';?>
<h1>Posting</h1>
<?php require 'footer.php';?>
-----------------------------------
<?php
// copy ke template/footer.php
// hindari akses langsung ke file ini
if (!defined('ACCESS')) { die('System Cannot Running'); } ?>


</body>
</html>
----------------------------------
<?php
// copy ke template/categories.php
require 'header.php';?>
<h1>Category</h1>
<?php require 'footer.php';?>
Nah persiapan kita dalam membuat website bisa kita katakan cukup dan sekarang kita akses webiste kita dengan membuat alamat http://localhost/website, harusnya disana akan muncul “welcome” sebagai halaman pertama yang sudah kita buat di folder template tadi. Nah sekian dulu tutorial php tentang cara membuat website

Cara Membuat Website | Merancang Database

cara membuat website bagian satu ini akan memulai pada langkah pertama yakni tahap perancangan. Tentukan terlebih dahulu website jenis apa yang akan kita buat, tidak perlu lama kita akan membuat website blog, dimana website ini akan memuat berita, artikel selayaknya blog pada umumnya namun perlu onphpid sampaikan bahwa tutorial cara membuat website ini masih sangat sederhana jadi jangan kecewa apabila hasilnya tidak sebagus website saat ini yang penuh dengan efek dan animasi.
Pastikan tools berikut sudah kita miliki karena tools ini adalah modal dalam membuat website yang sudah kita rencanakan
– Xampp ( usahakan versi terbaru )
– Notepad++
– Browser favoritmu
Setelah tools di atas sudah disediakan dan sudah terinstall maka selanjutnya kita akan menentukan fitur-fitur apa saja yang akan kita tanamkan pada website buatan kita ini.
Fitur :
– Management User
– Management Posting
– Management Category
– Management Comments
Penjelasan :
Management User meliputi penambahan, hapus, edit user sehingga kita bisa mengatur siapa saja yang dapat mengelola website yang kita buat ini nantinya
Management Posting meliputi penambahan, penghapusan, editing posting-posting yang ada di dalam website kita
Management Category meliputi penambahan, penghapusan, editing category yang terpaut pada masing-masing posting
Management Comments meliputi membalas, menghapus dan merubah komentar yang masuk ke website kita.
Nah Setelah kita menentukan Fitur apa saja yang akan kita tanamkan di website maka selanjutnya adalah merancang databasenya, dalam istilah orang IT kita akan membuat ERDnya kira-kira begitu hehehe.
Table pertama adalah “users “, kolom yang kita perlukan dari sebuah user :
  •  iduser (int) (PK) AI
  •  username (text)
  •  password (text)
  •  email (text)
  •  first_name (text)
  •  last_name (text)
  •  date_register (datetime)
  •  level_user (enum) (“admin”,”member”)
penjelasan int, text, datetime dan enum adalah type data dari kolom table users kemudian PK, PK adalah Primary Key dan AI adalah Auto Incerement. Khusus type data enum value kita isi dengan “admin, member” dan type data datetime set “defaultnya jadi CURRENT_TIMESTAMP” agar nilainya secara automatis terisi saat ada data baru yang ditambahkan.
Table kedua adalah “posting”, kolom yang kita perlukan adalah :
  •  id_post (int) PK AI
  •  iduser (int)
  •  title(text)
  •  content(text)
  •  excerpt(text)
  •  date_post(datetime)
Table Ketiga adalah “categories”, kolom yang kita perlukan adalah :
  •  idcat(int) PK AI
  •  category
Table Ke -4 adalah “cat_post”, kolom yang kita perlukan adalah :
  •  id_cat_post(int) PK AI
  •  id_post(int)
  •  idcat(int)
table cat_post ini adalah table penghubung antara table categories dan table posting karena ada kemungkinan 1 posting bisa memiliki lebih dari 1 category begitu juga sebaliknya, 1 category dapat digunakan lebih dari 1 posting maka dibuatlah table “cat_post” untuk menyelesaikan malasah ini. Istilahnya dalam IT adalah table relasi many to many.
Table ke -5 adalah “comments”, kolom yang kita perlukan adalah:
  • idcomment (int) PK AI
  • id_post (int)
  • author (text)
  • url (text)
  • email (text)
  • commnet (text)

Selasa, 07 Juli 2015

NASA Sebut Terbitnya Matahari Mendekati Arah Barat

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperingatkan penduduk planet bumi tentang berbaliknya medan magnet.
matahari-shutterstock_20150707_133823
Badan yang dibentuk pada tanggal 29 Juli 1958 ini juga mencatat bahwa medan magnet tersebut tidak mampu menahan seperti ribuan tahun yang lalu.
Hal tersebut yang menyebabkan Matahari terbit dari barat dan lenyapnya teknologi yang dikenal oleh dunia.
Sebelumnmya, NASA mengonfirmasi video yang dipublikasikan oleh channel Dubai Al Arabiya bahwa terbitnya Matahari sudah mendekati arah barat menurut fenomena astronomi, Senin (29/6/15).
Badan tersebut juga menegaskan bahwa kekuatan medan magnet berkurang 5 persen setiap 10 tahun.
Hal diketahui, dilansir voa-islam.com, bahwa medan magnet bumi melindunginya dari badai magnetik dan sinar kosmik berbahaya. (*)http://berita24h.com/

Sabtu, 04 Juli 2015

Cara Membuat Website | pendahuluan

kali ini akan mengulas tentang cara membuat website sendiri dengan php dari alat, software dan langkah – langkah membuat website sehingga kita bisa membuat website sendiri meskipun sederhana.

Website memang bukan sesuatu yang baru di indonesia bukan hanya kalangan bisnis saja yang menggunakan website sebagai media pemberi informasi atau perwakilan perusahaan mereka yang aktif selama 24 jam x 7 hari non stop. Namun pelajarpun sudah mengenal tentang istilah situs, web, blog baik yang berbayar maupun website yang gratis bahkan sudah banyak yang memiliki.

Langkah pertama adalah merancang website itu sendiri, rancangan yang dimaksud adalah menentukan tujuan dari website, fitur-fitur yang ditanamkan kedalam website sehingga kita bisa membuat rancangan database, layout atau desain web yang cocok untuk website yang kita buat sendiri. Yang tidak kalah penting adalah flowchart, karena flowchart ini lah yang akan menentukan bagaimana program dari website ini akan bekerja.
Langkah kedua, setelah tujuan, fitur, rancangan database, layout dan flowchart untuk website selesai maka dilangkah kedua ini yang kita lakukan adalah tahap pengkodean dan penerapan pada langkah pertama di atas, tahap pengkodean ini biasanya dimulai dari membangun halaman admin atau dashboard dimana halaman ini memungkinkan kita untuk menambah, merubah dan menghapus data seperti artikel, member, kategori, ataupun komentar. Setelah selesai membangun halaman admin ini kita bisa membuatkan desain interface untuk halaman admin agar lebih menarik dan mudah digunakan. Lalu kita baru melangkah pada halaman depan atau halaman untuk pengujung atau biasa disebut template website.
Dari dua langkah dasar di atas nantinya akan dijabarkan yang mungkin akan menghabisakan waktu hingga hitungan bulan untuk menyelesaikan pembuatan website apalagi kita mengerjakan sendirian tanpa ada tim yang membantu. Ingat pada langkah awal kita juga harus membuat desain baik desain halaman admin maupun halaman depannya.

Jumat, 03 Juli 2015

Roadmap Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS

Permendikbud tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemdikbud yang berkaitan dengan kedudukan, tugas dan fungsi seluruh unit utama, mengamanatkan, bahwa tanggung jawab kegiatan pengumpulan pendataan yang tadinya dilaksanakan oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP), dialihkan menjadi tanggung jawab masing-masing unit utama, diantaranya adalah Ditjen PAUD DIKMAS. Hal itu diperjelas oleh Instruksi Menteri Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 2011 tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan, bahwa sekretariat direktorat jenderal diberi kewenangan untuk melakukan pengumpulan data, sosialisasi formulir/instrumen pendataan DAPODIK, membangun sistem pengumpulan dan penyimpanan data, dan mengkoordinasikan pengumpulan semua data pokok
pendidikan dari satuan pendidikan yang berada di bawah pembinaan direktorat jenderal masing-masing.

Dengan adanya instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, Ditjen PAUD-DIKMAS memiliki tugas dan wewenang untuk mengumpulkan data pokok pendidikan yang ada di lingkungan Ditjen PAUD-DIKMAS. Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) PAUD-DIKMAS akan menampilkan seluruh data pokok dari semua jenis satuan PAUDNI yang antara lain meliputi:

 Roadmap Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS
 (1)Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); (2) Pusat kegiatan belajar masyarakat;
(3) Lembaga kursus dan pelatihan; (4) Kelompok belajar; (5) Taman bacaan
Petunjuk Tekhnis atau Juknis Dapodik PAUD-Dikmas

Aplikasi DAPODIK DIKMAS digunakan untuk pengumpulan, pengolahan dan
analisis data dengan kriteria sebagai berikut.
a. Data lembaga DIKMAS yang meliputi PKBM, TBM dan Rumah Pintar yang sudah memiliki Nomor Induk Lembaga/Nomor Pengelolaan.
b. Pendidik dan tenaga kependidikan (PTK DIKMAS) yang meliputi tutor, pengelola, penilik dan pamong belajar yang bertugas di lembaga yang sudah memiliki NILEM/Nomor Pengelolaan.
c. Peserta didik PKBM, TBM dan rumah pintar pada lembaga yang memiliki NILEM/Nomor Pengelolaan. Data referensi dalam DAPODIK DIKMAS meliputi sebagai berikut :
a. Data nomor lembaga (NILEM/Nomor Pengelolaan)
b. Data nomor peserta didik (NISN)
c. Data nomor pendidik (NUPTK/NIPTK)
d. Data kode wilayah
e. Data referensi terkait dengan lembaga, peserta didik dan pendidik.

 Roadmap Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS
Aplikasi DAPODIK-LKP
Aplikasi DAPODIK LKP digunakan untuk pengumpulan, pengolahan dan analisis
data dengan kriteria sebagai berikut. a. Data lembaga kursus dan pelatihan yang sudah memiliki Nomor Induk Lembaga Kursus.

Aplikasi DAPODIK-PAUD
Aplikasi DAPODIK PAUD digunakan untuk pengumpulan, pengolahan dan analisis data dengan kriteria sebagai berikut.
a. Data lembaga/satuan PAUD yang meliputi TK, KB, TPA dan SPS yang sudah memiliki Nomor Pokok Satuan pendidikan Nasional (NPSN).
b. Data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK PAUD) yang meliputi pendidik, guru pendamping, pengelola, pengasuh dan pengawas TK yang bertugas di lembaga/satuan PAUD yang sudah memiliki NPSN.
c. Data peserta didik PAUD pada lembaga/satuan PAUD yang memiliki NPSN yang selanjutnya akan diberikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) Data referensi dalam DAPODIK PAUD meliputi sebagai berikut :
a. Data nomor lembaga (NPSN)
b. Data nomor peserta didik (NISN)
c. Data nomor pendidik (NUPTK/NIPTK)
d. Data kode wilayah
e. Data referensi terkait dengan lembaga, peserta didik dan pendidik

Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS memberikan harapan baru untuk diperolehnya kualitas data pendidikan yang lebih baik, terbentuknya integrasi dan konsistensi data pokok pendidikan. Slogan ‘satu nusa, satu bangsa, dan satu data” menjadi pendorong untuk terwujudnya kebijakan yang saling bersinergi dan terpadu antar unit yang satu dengan unit yang lain sehingga terbentuk efisiensi dalam pelaksanaanprogram kerja. Dengan terbentuknya DAPODIK, tidak ada alasan lagi untuk
melakukan pendataan lain di tingkat pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat selain dalam mekanisme pendataan pendidikan menengah. Dalam perjalanan pelaksanaannya, roadmap ini dapat disempurnakan untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan secara efisien dan efektif. Namun penyempurnaan tersebut harus tetap selaras dengan tujuan dari pendataan itu sendiri, yaitu pendataan satu wadah atau satu pintu yang melibatkan direktorat teknis dan unsur-unsur yangterkait lainnya.

Pelaksanaan pendataan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan untuk menghasilkan kinerja kementerian dan direktorat yang maksimal. Keberhasilan pendatan ini memerlukan komitmen dan tanggung jawab pimpinan dan seluruh jajarannnya. Namun demikian, proses pengumpulan data tingkat pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat ini tidak akan optimal apabila tidak didukung oleh para pihak yang terkait dengan sektor pendidikan, baik oleh dinas pendidikan di provinsi, kabupaten/ kota, satuan pendidikan, Pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik dan stake holder lainnya.

Semoga dengan disusunnya roadmap ini, perencanaan pengembangan sistem
DAPODIK PAUD-DIKMAS akan lebih terarah, akurat dan akuntabel. Selanjutnya dokumen ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun di daerah untuk mewujudkan data pokok pendidikan yang berkualitas.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More