judul tab

susilosmg.blogspot.com

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 Januari 2015

DAPODIKDAS VERSI 303

Kali in admin ingin share PATCH 303, Sesuatu yang sebenarnya di luar perkiraan shobat Operator sekolah, karena tiba tiba saja Patch 303 Realese....!
Sebelum anda donwload dan Patch 303, sebaiknya di baca dahulu ya shob petunjuknya.
Aplikasi ini dapa di daunload di situs resminya yaitu http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id Atau bisa juga langsung anda unduh di Link Ini "skip ad" http://sh.st/a3PD2 
FAQ 303 juga dapat di unduh di situs resminya http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. Atau bisa juga shobat Daunload di Link ini SINI "SKIP AD"
Menggunakan Aplikasi Dapodikdas versi 3.0.3 diawali dengan melakukan installasi versi.3.0.3. Yang berbeda di versi ini adalah menggunakan aplikasi harus diawali dengan sinkronisasi. Sinkronisasi ini bertujuan untuk menurunkan tanda/flag yang mendefinisikan sekolah mana saja yang dapat menggunakan Kurikulum 2013. Setelah melakukan sinkronisasi sekolah diharapkan memperbaiki data rombongan belajar menyesuaikan dengan kebijakan kurikulum yang berlaku bagi sekolah.
Untuk menginstall Patch aplikasi Dapodikdas versi 3.0.3, Pastikan terlebih dahulu bahwa aplikasi yang telah terinstall adalah versi 3.0.2. Jika yang terinstall di kompter masih versi lebih bawah dari 3.0.2 maka akan muncul peringatan. Jika versi aplikasi yang terinstall adalah bukan versi 3.0.2 maka uninstall aplikasi dapodikdas lalu install terlebih dahul versi 3.02 sampai berhasil login (penjelasan lebih lanjut baca manual aplikasi versi 3.0.2). Jika versi aplikasi yang terinstall telah memenuhi ketentuan maka kita dapat memulai proses installasi Patch versi 3.03. Perlakuan khusus di Dapodikdas versi 3.0.3 ini adalah setelah berhasil melakukan installasi patch melakukan sinkronisasi. Hal ini bertujuan untuk menurunkan Flag penanda sekolah mana saja yang dapat menggunakan kurikulum 2013 dan mana yang kembali menggunakan kurikulum 2006.

Setelah melakukan sinkronisasi, langkah selanjutnya adalah mengedit data Rombongan Belajar sesuai dengan kurikulum yang harus digunakan. Saat kita memilih tab Rombongan Belajar, bagi yang melanjutkan kurikulum 2013 akan muncul notifikasi. Sekolah yang kembali menggunakan kurikulum 2006 (KTSP) silahkan untuk menyusun kembali SK Pembagian Tugas Mengajar sesuai dengan ketentuan Kurikulum KTSP. Selanjutnya operator memperbaiki data di Aplikasi sesuai dengan SK Pembagian Tugas Mengajar tersebut.

SD yang kembali menggunakan Kurikulum KTSP dan masih menggunakan Kurikulum SD 2013, harus merubah kurikulumnya menjadi Kurikulum SD KTSP. Jika tidak saat akan membuka pembelajaran akan muncul peringatan dari aplikasi.

Download Dapodikdas 303

Cara merubahnya adalah sebagai berikut :
a. Edit data kurikulum yang tadinya Kurikulum 2013 menjadi kurikulum KTSP, lalu pilih SIMPAN.
b. Pilih rombel yang baru kita ubah kurikulumnya, lalu lihat data pembelajarannya dengan memilih tombol PEMBELAJARAN. Maka kita akan mendapati ketidak sesuaian jam Pendidikan Agama antara jam yang diinput dengan ketentuan maksimal.
c. Sesuaikan data jumlah jam mengajarnya sesuai SK Pembagian Tugas Mengajar dan sesuai Ketentuan Kurikulum SD KTSP.

SMP yang kembali menggunakan Kurikulum KTSP dan masih menggunakan Kurikulum 2013, harus merubah kurikulumnya menjadi Kurikulum KTSP. Jika tidak saat akan membuka pembelajaran akan muncul peringatan dari aplikasi.

Cara merubahnya adalah sebagai berikut :
a. Edit data kurikulum yang tadinya Kurikulum SMP 2013 menjadi Kurikulum SMP KTSP, lalu pilih SIMPAN.
b. Pilih rombel yang baru kita ubah kurikulumnya, lalu lihat data pembelajarannya dengan memilih tombol PEMBELAJARAN. Maka kita aka mendapati ketidak sesuaian jumlah jam Antara jumlah jam yang diinput dengan jumlah jam sesuai ketentuan maksimal kurikulum KTSP. Sesuaikan data jumlah jam mengajarnya sesuai ketentuan kurikulum. Selanjutnya ada satu mata pelajaran yang tidak ada di Kurikulum SMP KTSP yakni PRAKARYA. Hapus mata pelajaran prakarya tersebut.
c. Sesuaikan isi data pembelajaran dengan SK Pembagian Tugas Mengajar dan sesuai ketentuan Kurikulum SMP KTSP


Tanya jawab seputar PATCH 3.03
3.02 – 3.03
1. Update versi terbaru apa harus menggunakan installer atau patch 3.03?
  • Cukup dengan menggunakan patch 3.03
  • untuk unduh aplikasi terbaru bisa di lihat di website http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh
3. Bagaimana tahapan update aplikasi dari versi 3.02 ke 3.03?
  • Unduh aplikasi patch versi terbaru (3.03) di laman dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
  • Ikuti langkah installasi aplikasi patch 3.03
  • buka aplikasi yang ada di desktop
  • tekan CTRL + F5
  • setelah login, cek di beranda aplikasi pastikan versinya 3.03
  • kemudian lakukan sinkronisasi agar update aplikasi dapat turun ke lo kal terutama 
  • pada bagian pemilihan kurikulum 2013 bagi sekolah yang telah ditentukan oleh 
  • kemdikbud.
  • Setelah itu cek dan edit pembelajarannya.
4. Apakah setelah menginstal patch 3.03 harus ganti prefill baru?
  • Tidak, setelah install patch 3.03 silahkan langsung melakukan login untuk mengecek datanya
5. Kenapa setelah install patch masih terbaca versi 3.02
  • Bila  masih  terbaca  versi  3.02,  lakukan  refresh  aplikasinya  dengan  cara  tekan  ctrl+f5,
  •  bila masih belum berubah klik pengaturan di browser lalu pilih clear history.
6. Perbedaan versi 3.02 – 3.03?
  • Penguncian  pada  penggunaan  kurikulum  di  aplikasi  dapodik  bagi  sekolah  yang menggunakan kurikulum  KTSP  2006 tidak akan bisa  memilih  kurikulum 2013  pada tabel  rombongan  belajar  (pengguna  kurikulum  2013  adalah  sekolah  yang  telah ditentukan oleh Kemdikbud).
  • Penambahan fasilitas UN, sehingga pengguna aplikasi dapat mengecek data peserta 
  • UN dan mengekspornya dari aplikasi ke dalam bentuk excel. 
  • Penambahan  caption  “Dilarang  diganti  dengan  nama  peserta  didik  lain”  di  tabel peserta didik.
  • Tingkat pendidikan untuk SLB dapat memilih tingkat 1 – tingkat 12.
  • Penambahan unduhan Excel pada tabel PD Keluar dan PTK Keluar.
  • Kolom nomor KPS/KKS pada tabel peserta didik.
7.  Apakah rombel harus dihapus untuk mengubah dari kurikulum KTSP  ke 2013 begitu juga sebaliknya?
  • Tidak, cukup dengan mengganti kurikulumnya saja dan  mengedit kembali pembagian PTK Mengajar sesuai dengan struktur kurikulum yang digunakan.
8. Bagaimana langkah mengganti kurikulum agar tidak  perlu menghapus rombelnya?
  • Silahkan  pilih  rombelnya  ganti  kurikulum  yang  sesuai  dengan  mengklik  kolom kurikulum setelah diganti klik simpan.
  • Lalu refresh atau tekan ctrl+f5.
  • Setelah itu klik rombongan belajarnya lalu klik pembelajaran .
  • Setelah  muncul  pembelajarannya  silahkan  edit  sesuai  dengan  struktur  kurikulum yang digunakan baik itu KTSP atau kurikulum 2013 lalu klik simpan.
  • Jika  kurikulum  SMP  2013  diganti  ke  KTSP  SMP,  selain  mengganti  pembagian  jam mengajar juga harus menghapus mata pelajaran prakarya.
  • Jika KTSP  SMP  diganti ke kurikulum SMP 2013  (sekolah terpilih  kurikulum SMP 2013), hapus mata pelajaran TIK.
9. Apakah username dan password harus di ganti dengan yg baru?
  • Tidak  perlu,  tetap  menggunakan  username  dan  password  yang  lama  saja,  tapi  jika menemukan masalah yang mengharuskan mengganti username dan password bisa di ganti.
10. Peringatan sebagian data tidak masuk, apa yg harus dilakukan?
  • Silahkan  lakukan  generate  ulang  prefill  dan  registrasi  ulang  bila  belum  berhasil  silahkan hubungi dinas kab/kota setempat.
11. Apakah PTK dan PD harus di mapping ulang di dalam tabel rombel setelah di patch?
  • Tidak, karena rombel tidak dihapus hanya mengganti kurikulum dan mengedit pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang digunakan 
12. Apakah validasi dan sync ada perubahan?
  • Tidak ada perubahan sama dengan semester 1 baik cara dan metodeloginya.
13. Apakah data yg invalid (merah) mencegah pengiriman data (sync)
  • Data  invalid  tidak  akan  menghalangi  pengiriman  data  ke  server  ketika  melakukan sinkronisasi.
14. Jika ada PD/PTK yg mutasi (pindah sekolah/baru) di inputkan di patch 3.03?
  • Untuk PD/PTK yang pindah/mutasi ke sekolah baru silahkan diinputkan di semester 2 atau sesuaikan dengan surat mutasi/pindahnya.
15. Apakah kode registrasi  berubah di versi 3.03?
  • Tidak,  secara  default  tidak  ada  perubahan  kode  registrasi  sekolah,  namun  jika  sekolah menghendaki  mengubah  koderegistrasi  karena  sesuatu  hal(keamanan  data),  maka  dapat diubah melalui dinas  pendidikan kab/kota setempat. Namun hati-hati dalam mereset kode registrasi karena aplikasi kode registrasi lama akan ditolak oleh sistem pada saat  sinkronisasi.
16. Kapan aplikasi 3.03 expired ?
  • Sesuai dengan periode semester 2 tahun ajaran 2014/2015 yaitu tanggal 30 Juni 2015
17. Apa yang harus dilakukan setelah 3.03 ?
  • Akan ada updating versi sesuai dengan kebutuhan dan periodisasi pendataan, ikuti informasi terupdate di web dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. 
18. Apakah penerbitan NISN masing menggunakan dapodikdas ?
  • Ya, Mekanisme pengumpulan datanya masih tetap dengan dapodikdas dan vervalpd
19. Jika ada sekolah merger, apa yang harus dilakukan?
  • Dinas menghubungi pusat untuk dilakukan proses merging
  • Proses  merging  di  pusat  dapat  memindahkan  data  PD,  PTK,  dan  Prasarana  secara otomatis dari sekolah yang dilebur ke sekolah induk tanpa harus menginput ulang.
  • Setelah proses merging selesai, sekolah induk melakukan generate ulang prefill baru dan diregistrasikan seperti biasa  dengan menggunakan kode registrasi sekolah induk.
  • Sekolah yang dilebur akan otomatis terhapus di pusat.
  • Maka akan terlihat PD, PTK dan Prasarana di sekolah yang dilebur otomatis masuk di sekolah induk. 
20. Jika ada sekolah tutup atau berhenti beroperasi, apa yang harus dilakukan?
  • Hubungi  dinas  kab/kota  setempat,  lalu  dinas  akan  melakukan  penutupan  sekolah  melalui vervalsp.data.kemdikbud.go.id.  Maka  secara  otomatis  data  di  Dapodik  akan  berubah mengikuti data di vervalsp
21. Jika ada sekolah berganti nomenklatur, apa yang harus dilakukan?
  • Hubungi  dinas  kab/kota  setempat,  lalu  dinas  akan  melakukan  perubahan  nomenklatur sekolah melalui  vervalsp.data.kemdikbud.go.id. Maka secara otomatis data di Dapodik akan berubah mengikuti data di vervalsp
22. Jika ada sekolah baru, apa yang harus dilakukan?
  • Hubungi  dinas  kab/kota  setempat,  lalu  dinas  akan  menambahkan  sekolah  baru  melalui vervalsp.data.kemdikbud.go.id, NPSN akan diterbitkan oleh PDSP dan secara otomatis kode registrasi dapat diterbitkan dan diunduh di manajemen pendataan (akses dinas).  Kemudian sekolah  melakukan  proses instalasi  aplikasi  versi  3.02  + patch  aplikasi  versi  3.03,  generate prefill, dan registrasi seperti biasa
23. Jika ada kesalahan identitas sekolah yang dikunci di  aplikasi Dapodikdas  seperti NPSN,
  • alamat sekolah, kecamatan, SK Izin Operasional, desa, dll, apa yang harus dilakukan?
    Hubungi  dinas  kab/kota  setempat,  lalu  dinas  akan  mengubah  identitas  sekolah  tersebut 
  • melalui vervalsp.data.kemdikbud.go.id  dan otomatis  akan mengupdate data di Dapodik saat melakukan sinkronisasi.
24.  Jika  ada  pertanyaan  terkait  integrasi  kurikulum  2013  dan  aplikasi  Dapodik  silakan hubungi Pengaduan.kemdikbud.go.id
25. Jika sekolah/ dinas tetap mempertahankan implementasi kurikulum 2013 diluar sekolah
yang ditentukan, apa yang harus dilakukan?
  • Hubungi pengaduan.kemdikbud.go.id
26.  Jika  ingin  berpindah  komputer/laptop  untuk  mengerjakan  aplikasi  Dapodikdas,  apa
yang harus dilakukan?
  • Di  komputer  yang  baru:  generate  ulang  prefill  baru,  lalu  install  aplikasi,  registrasi seperti biasa. Maka akan muncul data hasil sinkronisasi terakhir.
  • DI komputer yang lama lakukan uninstall aplikasi . 
  • Jika tidak dilakukan tahapan seperti diatas,dapat menyebabkan data berganda. 
27. Sekolah saya ada di daftar validasi pada laman dapo.dikdas.kemdikbud.go.id, apa yang
harus dilakukan?
  • Lakukan perbaikan sesuai dengan informasi data invalid
28. Jika sekolah saya masuk kedalam validasi rombel berganda, apa yang harus dilakukan?
  • Lakukan generate ulang prefill yang baru, registrasikan dengan prefill baru tersebut dengan username dan password berbeda/sama (tidak masalah).
  • Periksa rombongan belajar, maka akan nampak rombel yang berganda tersebut.
  • Keluarkan anggota rombel, hapus pembelajaran, setelah itu rombel dapat dihapus.
29.  Jumlah  siswa  berbeda  antara  di  aplikasi  dapodik  lokal  saya  dan  di  laman
dapo.dikdas.kemdikbud.go.id, apa yang harus dilakukan?
  • Jumlah  siswa  yang  ditampilkan  di  laman  dapo.dikdas  adalah  siswa  yang  masuk  ke  dalam rombongan belajar sesuai dengan periode aktif semesternya. Jika berbeda, kemungkinan ada peserta didik yang belum masuk kedalam rombongan belajar. Periksa kembali lalu sinkronkan. 
  • Jika langkah ini tetap menghasilkan perbedaan jumlah data, lakukan generate ulang prefill lalu  registrasikan  dengan  prefill  yang  baru ,  data  tersebut  merupakan  data  yang  sesuai  di server. 
  • Periksa, lengkapi, lalu sinkronkan kembali.

Sabtu, 24 Januari 2015

perubahan terhadap penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) yang akan diterapkan mulai tahun 2015

Jakarta--Pemerintah melakukan sejumlah perubahan terhadap penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) yang akan diterapkan mulai tahun ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyebutkan ada tiga perubahan dalam penyelenggaraan UN. Pertama, UN tidak digunakan sebagai penentu kelulusan. Kedua, ke depan UN dapat ditempuh lebih dari satu kali. ketiga UN harus diambil minimal satu kali.


"Kelulusan sepenuhnya diputuskan oleh sekolah. Bukan hanya pada beberapa mata pelajaran, tetapi semua aspek pembelajaran termasuk komponen perilaku anak di sekolah," katanya saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Mendikbud menyampaikan, peserta didik yang hasil ujiannya kurang maka dia memiliki kesempatan untuk memperbaiki dan mengambil ujian ulang. Tujuan UN, kata dia bukan untuk menjadi hakim, tetapi menjadi alat pembelajaran. "Kita ingin mengubah UN dari sekadar vonis atau alat menilai hasil belajar, tetapi menjadi alat untuk belajar," katanya.


Mendikbud mengatakan, ujian ulang untuk pelaksanaan UN pada tahun ini dilaksanakan pada tahun depan. "Di tahun ini kita tidak menyelenggarakan ujian ulang karena secara logistik belum siap. Konsep ini diterapkan tahun depan," katanya. 

Menteri Anies menambahkan, mulai tahun depan UN dapat dilaksanakan di awal semester terakhir. "Pada semester terakhir kita sudah bisa mengantisipasi ke mana seorang anak meneruskan kegiatannya pasca SMA," katanya.



Mendikbud mengatakan, UN disepakati untuk digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan seleksi mahasiswa baru. "Nanti ada surat resmi untuk itu," katanya.

Berdasarkan data Kemdikbud, sebanyak 35 juta eksemplar naskah UN 2015 yang harus didistribusikan tepat waktu kepada 7,3 juta peserta UN 2015. Para peserta itu terdiri atas 3.773.372 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 1.632.757 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.171.907 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 632.214 siswa Kesetaraan. 

Adapun sebanyak 50.515 sekolah menengah pertama, 18.552 sekolah menengah atas/madrasah aliyah, dan 10.362 sekolah menengah kejuruan yang akan mengikuti UN 2015. Sebanyak 700.000 pengawas dilibatkan pada UNini. 

Jadwal penyelenggaraan UN SMA/sederajat adalah tanggal 13 s.d. 15 April 2015, dengan jadwal pengumuman hasil UN pada tanggal 18 Mei 2015. Adapun jadwal UN SMP/sederajat adalah tanggal 4 s.d. 6 Mei 2015, dengan jadwal pengumuman hasil UN pada tanggal 10 Juni 2015.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Nizam menyampaikan, UN akan dijadikan sesuatu yang bermakna bagi orang tua, peserta didik, dan guru. Dia mencontohkan, orang tua dapat mengetahui arti capaian belajar anaknya selama tiga tahun. "Anak belajar 3 tahun belum bisa memahami koran berarti anak belum bisa membaca," katanya.

Jumat, 23 Januari 2015

Pendataan UN 2015 propinsi Jawa Tengah Masih Menggunakan Biosystem Online

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu yang lalu saat operator sekolah dituntut untuk input data peserta didik dengan penuh kehati-hatian, teliti, dan memastikan data yang diinputkan benar karena data tersebut berkaitan dengan pendataan Ujian Nasional 2015, bahwasanya untuk data peserta didik calon peserta Ujian Nasional akan diambilkan dari dapodikdas, dan tentunya hal ini disambut suka cita bagi sebagian operator sekolah full version

Untuk wilayah jawa tengah Pendataan Peserta UN 2015 seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu menggunakan BioSystem Online yang bisa diakses melalui alamat: http://datasmp.pdkjateng.go.id/ hanya saja perbedaanya dengan tahun 2015 ini, semua data siswa calon peserta UN sudah diambilkan dari database dapodikdas, sehingga sekolah tinggal melengkapi dan mengedit sedikit data-data yang ada dalam BioSystem Online ini.

Sebagai contoh, saat pengisian di aplikasi dapodik untuk nama kelas menggunakan isian: 9A, namun di aplikasi BioSystem Online harus dirubah menjadi 01, dan juga sekolah harus melengkapi data lainya seperti No Seri SKHUN dan No Seri Ijazah, dan memilih kurikulum KTSP pada kolom yang tersedia di aplikasi BioSystem Online ini.

Kamis, 22 Januari 2015

Akses Server Biosystem SD/MI

Terhitung pagi hari ini Kamis tanggal 22 Januari 2015 server Bio-SISTEM jenjang SD/MI (http://datasd1.pdkjateng.go.id) sudah dapat diakses. Mohon untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut;

A. Silahkan dicoba login
1. jika berhasil mohon untuk mengupdate Profil Sekoah
2. jika ada kendala login silahkan untuk meminta password ke Operator UPT

B. Silahkan cek siswa tingkat akhir
1. Untuk Sekolah data dasar Calon Peserta Ujian yang ada di Bio-SISTEM diambil dari Dapodikdas (sinkron terakhir 31 Desember 2014)
2. jika ada Sekolah yang semua siswanya bukan dari Sekolah tersebut atau belum ada data siswanya mohon untuk langsung konfirmasi ke email diatas.
3. jika ada data yang belum Valid, lakukan perbaikan lewat menu Edit Data
4. jika ada siswa yang belum masuk ke Bio-SISTEM (misal siswa Mutasi Masuk), silahkan dientry lewat menu Tambah Data
5. jika ada siswa yang keluar, silahkan dihapus dengan menggunakan menu Hapus Data atau bisa juga menu Out
6. Kolom PARALEL disesuaikan dengan aturan di Bio-SISTEM
-> jika di sekolah untuk Tingkat Akhir tahun ini hanya ada 1 (satu) Rombel maka semua data siswa di kolom ini pilih 01
-> jika di sekolah untuk Tingkat Akhir tahun ini ada 2 (dua) Rombel maka untuk siswa di Rombel 6A dikolom PARAREL pilih 01 dan Rombel 6B dipilih 02
7. Kolom NO INDUK dan KURIKULUM wajib diisi
8. Untuk mempercepat proses perbaikan data silahkan menggunakan menu Edit Per Field

Rabu, 21 Januari 2015

SEPUTAR VERVAL PD DAN NISN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Pada hari ini saya akan share artikel khusus mengenai Seputar Tanya Jawab VerValPD Tahun 2015 
 sumber utama Bpk. Taufik Lone sebagai berikut :
APA FUNGSI EDIT DATA PADA VERVALPD ? DAN KENAPA HARUS EDIT DATA ?

FUNGSI EDIT DATA PADA VERVALPD BERTUJUAN UNTUK MEMVERIVIKASI DAN VALIDASI DATA PESERTA DIDIK YANG PADA SAAT DI ENTRIKAN DI Aplikasi Dapodik DATANYA TIDAK SESUAI DENGAN BERKAS KEPENDUDUKAN PESERTA DIDIK TERSEBUT.

HAL TERSEBUT PERLU DAN SANGAT PENTING DI LAKUKAN KARENA DATAPESERTA DIDIK ADALAH DATA NASIONAL YANG SELANJUTNYA AKAN DI GUNAKAN OLEH PIHAK-PIHAK TERKAIT, BAIK DI DUNIA PENDIDIKAN ATAUPUN KEPERLUAN ADMINISTRASI YANG MENYANGKUT KE-VALID-AN DATA YANG BERSANGKUTAN.
UNTUK TERSELENGARANYA DATA BERKUALITAS, MAKA DIPERLUKAN PEMERIKSAAN BERKAS OLEH TIM ADMIN VERVALPD, SEHINGGA DATA YANG DIPERBAIKI TERJAMIN KEBENARANNYA DAN DAPAT DI PERTANGGUNGJAWABKAN secara hukum
  1. Bagaimana solusi NISN peserta didik yang 3 angka  pertama (NISN terdiri dari 10 digit) tidak sama ataupun tidak sesuai dengan tahun lahirnya?
Jawab : 3 digit pertama NISN tidak harus sama dengan 3 digit terakhir tahun lahir, yang terpenting data peserta didik valid, sesuai dengan data kependudukan dan kondisi peserta didik tersebut.
  1. Kapan batas akhir (deadline) VerValPD?
Jawab :  VerVal PD akan berakhir apabila orangtua/wali murid, sekolah dan OPS sudah melaksanakan tertib administrasi data, artinya, data peserta didik yang di entrikan melalui Dapodik sesuai dengan data yang tercatat di lembaga yang berwenang mengeluarkan arsip/administrasi kependudukan, atau sesuai dengan berkas yang dinyatakan sah sebagai bukti oleh negara.
  1. Lembaga resmi apa yang menyelenggarakan penomoran NISN?
Jawab : Lembaga resmi dibawah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia PDSP (Pusat Data dan Statistik Pendidikan) yang menyelenggarakan penomeran NISN dalam tugasnya sebagai koordinator pendataan pendidikan
  1. NISN mana yang dapat digunakan peserta didik (NISN valid)?
Jawab : NISN yang telah melalui tahapan proses VerValPD. Sehingga apabila ada NISN yang tidak diambil dari VervalPD maka NISN tersebut dinyatakan tidak valid.
  1. Bagaimana solusi jika NISN PD tidak valid (salah) terlanjur tertulis di ijazah?
Jawab : Sekolah yang mengeluarkan ijazah dengan menuliskan NISN yang tidak valid tersebut harus menyatakan telah terjadi kekeliruan/kelalaian penulisan nisn dalam bentuk surat pernyataan dan di ketahui oleh dinas pendidikan.
  1. Apa tujuan dari adanya VerVal PD dan edit data?
Jawab : Fungsi edit data pada VervalPD bertujuan untuk memverifikasi dan validasi data peserta didik yang pada saat dientrikan datanya tidak sesuai dengan berkas kependudukan peserta didik tersebut.
  1. Berkas apa saja yang dapat digunakan untuk proses edit data Peserta Didik?
Jawab : Untuk terselengaranya data berkualitas, maka diperlukan pemeriksaan berkas oleh tim admin vervalpd, sehingga data yang diperbaiki terjamin kebenarannya dan dapat di pertanggungjawabkan, di antaranya :
  1. Akta kelahiran,
  2. Surat kenal lahir,
  3. Ijazah,
  4. Kartu keluarga, dan
  5. Surat pengantar dari kepala desa/lurah atau lembaga-lembaga yang berwenang menyelenggarakan administrasi kependudukan atau berkas yang dinyatakn sah oleh negara sebagai bukti administrasi lainnya.
Berkas lampiran perbaikan data peserta didik adalah salah satu dari berkas yang disebutkan di atas. Berkas bisa berupa scan berkas asli ataupun salinan/fotocopy (selain berkas yang telah disebutkan, perbaikan data peserta didik akan di tolak).
  1. Bagaimana prosedur / mekanisme pemberian NISN bagi peserta didik madrasah (satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama)?
Jawab : Prosedur pemberian NISN kepada Peserta didik di bawah Kemenag adalah sebagai berikut:
  1. Sekolah di bawah Kemenag mengirimkan data ke Kanwil kemenag bagian pendidikan.
  2. Kanwil Kemenag mengirimkan data tersebut ke kanwil Provinsi dan Kemenag Pusat.
  3. Kemenag Pusat menuerahkan data yang terkumpul ke PDSP.
  4. PDSP melakukan  penomeran dengan system.
  5. Data yang telah di proses di PDSP di push ke VervalPD untuk di verval oleh OP Sekolah di bawah Kemenag.
Demikian artikel singkat tentang seputar tanya jawab seputar VerVal PD pada awal semester 2 (genap) tahun pelajaran 2014/2015 ini.

Senin, 19 Januari 2015

Aplikasi Dapodik Mengunci Sekolah Rintisan Kurikulum 2013 Yang Ditentukan(Mendikbud)

Berbagai keluhan Operator di Jejaring sosial atau didunia nyata langsung terkait tak jelasnya insentif pendataan selama ini sudah bukan hal baru, namun sejauh mana tinda lanjut kepada si empunya kebijakan ini juga kembali pada Juknis BOS yang dirasa-rasa Operator sekolah masih belum adil dibanding kerjaan yang mereka tekuni sebagai operator data pendidikan disekolah, hingga berbagai keluhan ops dianggap sama sekali tidak diperhatikan oleh stakeholder diatas yang punya kebijakan,
Tak Hanya hal tersebut saja pada proses Implementasi Kurikulum 2013 sesuai edaran yang telah disampaikan serta Peraturan menteri dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 yang sudah dijelaskan secara terbatas pada aturan yang telah dipublikasikan namun kenyataan diberbagai daerah masih tetap tak ingin kembali sementara pada Kurikulum 2006 dengan berbagai alasan, walau sudah jelas dan nyata prasyarat sekolah yang sudah ditentukan untuk bisa melanjutkan Kurikulum 2013 dalam Permen tersebut, apabila ini terus dipakaskan k13 pada sekolah yang bukan ketentuan rintisan k13, bisa jadi, Dapodik pun tak akan mengakui JJM nya kedepan nanti, mungkin saja,  seperti kita ketahui Menteri Anies sempat kunjungi ruang Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terletak di Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Gedung E lantai 5, Kompleks Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Rabu siang, 14 Januari 2015. Didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Hamid Muhammad. seperti berita yang dilansir dari dikdas kemdikbud.go.id

Tak hanya terkait pada pendataan semata Dapodik juga akan mengawal penerapan Kurikulum 2013.
Di ruang Dapodik, Anies berbincang banyak hal tentang Dapodik terkait dengan penerapan Kurikulum 2013. Turut hadir dalam ruangan itu Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Setditjen Dikdas Yudistira, Kepala Sub Bagian Data dan Informasi Supriyatno, dan Kepala Sub Bagian Program dan Anggaran Muhammad Akbar.
Salah satu pertanyaan yang diutarakan Anies yaitu bagaimana Dapodik memastikan sekolah yang seharusnya kembali ke Kurikulum 2006  tidak menerapkan Kurikulum 2013. Edy Setiadi, salah satu pengelola Dapodik, menjelaskan bahwa aplikasi Dapodik telah dirancang untuk menyesuaikan kebijakan tersebut.
Ketika data dimasukkan ke sistem Dapodik, jelasnya, operator sekolah menentukan sekolah yang menjadi tanggung jawabnya menerapkan Kurikulum 2006 atau Kurikulum 2013 melalui menu pilihan. Masing-masing pilihan menu akan menampilkan struktur mata pelajaran di mana struktur mata pelajaran Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 berbeda. “Struktur mata pelajaran berpengaruh pada alokasi jam mengajar guru,” ucapnya.


Mendikbud Aplikasi Dapodik Mengunci Sekolah Rintisan Kurikulum 2013 Yang Ditentukan
Anies berharap, ke depan, aplikasi Dapodik langsung ‘mengunci’ satuan pendidikan yang telah ditentukan sebagai sekolah rintisan Kurikulum 2013. “Selain itu, semua sekolah menerapkan Kurikulum 2006,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Supriyatno menyampaikan kondisi operator sekolah yang memegang peranan penting dalam penjaringan data Dapodik. Kesejahteraan mereka, katanya, kurang diperhatikan Kepala Sekolah dan Pemerintah Daerah. Sebagian operator sekolah tidak menerima honor dari pekerjaan penting yang dilakukannya. “Meskipun itu sudah diatur dalam juknis Bantuan Operasional Sekolah,” katanya.
Sementara Hamid menjelaskan ihwal efisiensi keberadaan Dapodik. Dulu, sebelum ada Dapodik, kenangnya, berbagai lembaga dan institusi melakukan penjaringan data tiap melaksanakan program. Penjaringan itu dilakukan berkali-kali tiap tahun dan hasilnya selalu berbeda. “Sekarang, semua dapat menggunakan satu data di Dapodik. Tak perlu melakukan penjaringan data lagi,” ucapnya.
Melalui layar monitor ukuran 55 inci, Anies mencari tahu perkembangan pengiriman data di Provinsi Maluku pada laman Dapodikdas (dapo.dikdas.kemdikbud.go.id). Layar menampilkan prosentase pengiriman data jenjang SD, SDLB, SMP, SMPLB, dan SLB di 11 kabupaten/kota. Hingga Rabu siang, Kepulauan Aru tampak menjadi kabupaten terendah yang mengirimkan data yaitu sebesar 81,98%. Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Ambon, dan Kota Tual masing-masing telah mencapai 100%.
Dalam rekapitulasi secara nasional, hingga Rabu siang, progres pengiriman data ke sistem Dapodik mencapai 98,8%. Angka itu mencakup 185.407 sekolah dari total 187.592 SD, SDLB, SMP, SMPLB, dan SLB.
Anies berharap Dapodik turut mengawal penerapan Kurikulum 2013. Sebab data yang dijaring melalui sistem Dapodik memiliki validitas dan akurasi yang sangat tinggi dan dapat diandalkan.
Setelah setengah jam berdiskusi, Anies meninggalkan ruang Dapodik. Di luar ruangan, ia disambut hangat pegawai dan melakukan sebentar perbincangan. Ia kemudian meninggalkan Setditjen Dikdas sekitar pukul 13.00 WIB.* (Billy Antoro)

Senin, 12 Januari 2015

FITUR DAPODIKDAS VERSI 302

Pada Dapodikdas 302 kali ini terdapat Penambahan viture / menu baru, diantaranya adalah :

  1. Kolom Manajemen Administrator pada beranda aplikasi, yang berguna untuk melakukan Perubahan Data Operator Sekolah, Menu ini sebelunya telah di Aplikasikan Pada Aplikasi DAPODIKMEN 802, Jadi bagi anda yang sebelumnya telah membuka dan mengerjakan Dapodikmen, maka hal ini bukan hal yang baru. Mantaf Mengingat Sekarang ini memang telah banyak Operator lama yang berganti dengan Operator Baru.
  2. Dibukanya penguncian nama dan tanggal lahir bagi PTK dan Peserta Didik, sehingga jika ada kesalahan bisa langsung diedit diaplikasi.
  3. Untuk penambahan siswa baru/pindahan bisa langsung dipindah ke tabel utama tanpa harus melakukan sinkronisasi. Fitur lanjutkan periodic dapat digunakan dengan catatan data masih sama atau dalam artian data Periodic di semester 1 sama dengan data periodic di semester 2.
  4. Penambahan POP UP pernyataan Pertanggungjawaban Sekolah yang sehausnya di Klik Kepala Sekolah Sebelum anda melakukan Syincronisasi (tidak ada juknis sih).